Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaNusantaraPolres Indramayu Tangkap Bandar Besar Obat Keras Tanpa Izin

Polres Indramayu Tangkap Bandar Besar Obat Keras Tanpa Izin

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – INDRAMAYU – Satnarkoba Polres Indramayu, Jawa Barat, menangkap seorang bandar besar dan pengedar obat keras tanpa izin dengan barang bukti sebanyak 211.500 tablet.

“Barang bukti yang kita amankan sebanyak 211.500 tablet, dari seorang bandar berinisial AC (Agus Casdika),” kata Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif di Indramayu, Jumat (24/9).

Lukman mengatakan tersangka Agus Casdika yang merupakan bandar besar obat keras terlarang, merupakan warga Blok Teluk, Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Pelaku setiap kali bertransaksi beromzet hingga ratusan juta.

BACA JUGA: Polres Cirebon Kota Tangkap Bandar Obat Terlarang Asal Jakarta

Tersangka lanjut Lukman, menangkap setelah pihaknya menciduk seorang pengedar yang berinisial AP, di mana dari tangan tersangka AP menyita barang bukti obat keras sebanyak 2.200 tablet.

Kemudian setelah menginterogasi, tersangka AP mengaku bahwa obat keras tersebut mendapatkan dari seorang bandar yang bernama Agus Casdika.

“Saat menginterogasi, AP mengaku obat terlarang itu mendapat dari AC (Agus Casdika) yang merupakan tetangganya. Saat itu juga kami langsung bergerak melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan AC di rumahnya dengan menyita barang bukti 211.500 tablet,” tuturnya.

Sementara untuk jenis obat yang mengamankan di antaranya Dextro, Hexymer, Tramadol, dan lainnya. Sedangkan omzet dari bisnis terlarangnya itu nilainya mencapai Rp250 juta dalam setiap transaksinya.

Lukman menambahkan, berbekal keterangan dari Agus Casdika, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap S, karena menjadi pemasok obat keras tersebut.

“Pengakuan AC (Agus Casdika) obat-obatan itu mempasok dari luar kota oleh seseorang berinisial S, dan kami masih melakukan pengejaran,” katanya.

BACA JUGA: Lima Kali Polsek Panai Tengah Tangkap Bandar Narkoba di Bilah Hilir Labuhanbatu

Akibat perbuatannya itu tersangka disangkakan melanggar ketentuan yang tertuang dalam Pasal 196 dan atau Pasal 197 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009.

Tersangka diancam hukuman 5 sampai dengan 20 tahun pidana atau denda 1 miliar sampai dengan 10 miliar.

Selain menangkap bandar besar tersebut, Satnarkoba Polres Indramayu juga berhasil membekuk tujuh orang pengedar dan saat ini semua tersangka berada di Mapolres Indramayu.(int7)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yukšŸ¦šŸ¦ ##tiktoktaiment

ā™¬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan TugasĀ COVID-19Ā  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...