Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaNusantaraPolisi Sergap Kawasan Diduga Sarang Peredaran Narkoba di Palembang

Polisi Sergap Kawasan Diduga Sarang Peredaran Narkoba di Palembang

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PALEMBANG – Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menyergap kawasan yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di kota ini.

BACA JUGA: Ngantuk, Pajero Sruduk Bokong Tronton di Tol Ngawi KM 569

Operasi penyergapan itu menyasar kawasan Bom Baru di Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Polisi menangkap dua orang pengedar narkoba, beserta barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dari tangan mereka.

“Penyergapan dilakukan dua hari berturut dari Kamis (23/9) dan Jumat (24/9) di kawasan Boom Baru Palembang. Kami menangkap dua pengedar beserta barang bukti sabu-sabu,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi, di Palembang, Sabtu.

Dua orang tersangka tersebut yakni F Apriansyah (29) dan M Mardian (20) merupakan warga Jalan Selamet Riyadi, Lorong Kidul Laut II, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

BACA JUGA: Sumur Neraka Yaman Disebut Penjara Setan dan Jin, Begini Kata Tim Ekspedisi

Mereka ditangkap secara terpisah, untuk tersangka F Apriansyah ditangkap di hari pertama penyergapan beserta sabu-sabu seberat 1,12 gram, lalu tersangka Mardian di hari kedua ini beserta sabu-sabu seberat 1,27 gram.

Dia menjelaskan, kedua tersangka yang ditangkap itu merupakan kaki tangan seorang bandar berinisial D. Bandar itu sebenarnya merupakan target utama dalam penyergapan unit reserse narkoba kali ini.

BACA JUGA: Ketika Paru-paru Dunia Mulai Terkikis, Begini Kata Kaka Slank

Namun, kedatangan petugas diduga bocor, karena terpantau oleh CCTV yang menyorot ke arah rumahnya.

“Sebenarnya target operasi ialah D bandar di sana, tapi yang bersangkutan melarikan diri karena ternyata kedatangan kami terpantau oleh tujuh unit CCTV yang mengawasi sekitar rumah D,” ujarnya.

BACA JUGA: Ini Cara Diet yang Mudah dan Menyenangkan

Meskipun demikian, ditangkapnya dua kaki tangan bandar tersebut menjadi modal utama petugas untuk menangkap bandar besarnya. Sekaligus membongkar sindikat peredaran narkoba di kawasan tersebut.

“Sebab ruang lingkup pergerakan bandar D akan semakin sempit, sehingga peluang ia tertangkap oleh petugas semakin besar,” ujarnya lagi.

Adapun selain sabu-sabu, petugas juga mengamankan, tujuh unit kamera CCTV, sembilan unit senjata tajam, dua receiver CCTV. Satu unit timbangan digital, empat plastik bening, kabel CCTV, dan satu unit sepeda motor Yamaha RX King sebagai barang bukti.

BACA JUGA: Potret Pernikahan Siri Lesti dan Billar yang Diisukan Hamil Duluan

Atas perbuatannya masing-masing tersangka itu dikenakan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkoba dan Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengam ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup.(eky)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...