Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNusantaraPemkot Pekanbaru Memberi Keringanan Pajak Selama Pandemi

Pemkot Pekanbaru Memberi Keringanan Pajak Selama Pandemi

NUSADAILY.COM – PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan kemudahan bagi wajib pajak melalui empat peraturan walikota guna merangsang ekonomi tetap menggeliat dan meringankan masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kini terdapat empat peraturan Wali Kota yang telah diterbitkan pemerintah guna memberikan kemudahan kepada wajib pajak, silahkan dimanfaatkan,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin di Pekanbaru, Rabu.

BACA JUGA : 3 Juta WP Manfaatkan Diskon PKB Insentif Keringanan Pajak dari Pemprov Jatim

Kemudahan pertama adalah Perwako Nomor 82 Tahun 2020 tentang Pembebasan Pajak Daerah dan Penghapusan Sanksi Administratif Daerah Dalam Masa Penanganan COVID-19 di Kota Pekanbaru.

“Ada dua poin kemudahan bagi wajib pajak dalam perwako ini, yakni membebaskan pajak bagi hotel dan restoran yang terlibat langsung dalam penanganan dampak COVID-19, kemudahan angsuran, penundaan pembayaran hingga penghapusan sanksi administratif,” ungkapnya.

BACA JUGA : Omzet Turun, Sejumlah Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Selanjutnya, Perwako Nomor 114 Tahun 2020 tentang Pemberian Pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Akibat Dampak Pandemi COVID-19 di Kota Pekanbaru.

Dalam perwako yang kedua ini, pemerintah kota memberikan stimulus kepada wajib pajak pribadi/badan. Dengan besaran PBB-P2 Rp100 ribu ke bawah gratis dan pajak Rp100 ribu hingga Rp500 ribu diberi diskon 50 persen.

BACA JUGA : Pemkab Bangka Beri Keringanan Pajak Selama 1 Tahun Pada Sektor Usaha Bioskop

Kemudian, pajak Rp500.000-Rp2.000.000 diberi diskon 25 persen, Rp2.000.000-Rp5.000.000 diberi diskon 20 persen, dan pajak Rp5.000.000 ke atas diberi diskon 15 persen.

“Pemberian stimulus ini berlaku terhitung 1 Juli sampai September 2021. Untuk masa berlaku stimulus sendiri dapat diperpanjang kemudian melalui keputusan Walikota,” katanya.

BACA JUGA : Yeni Inka si Ratu Ambyar, Suaranya Bikin Dag Dig Dug Dar

Program PTSL

Selanjutnya yang ketiga adalah Perwako Nomor 45 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Perwako Nomor 206 Tahun 2017 tentang Pemberian Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administratif dan Pengurangan atau Pembatalan Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Perwako yang ketiga ini khusus untuk program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Untuk NJOP Rp250 juta ke bawah diberi diskon gratis, tidak usah bayar. NJOP Rp250 juta hingga Rp500 juta diskon 50 persen, NJOP Rp500 juta sampai Rp1 miliar diskon 25 persen,” katanya.

“Sementara untuk NJOP Rp1 miliar ke atas tidak diberikan stimulus karena dianggap orang mampu,” kata Ami.

Dan yang keempat adalah Perwako Nomor 106 Tahun 2021 tentang Perubahan Keempat atas Perwako Nomor 206 Tahun 2017 tentang Pemberian Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administratif dan Pengurangan atau Pembatalan Ketetapan BPHTB.

“Di Perwako terbaru ini, diberikan diskon PBB untuk seluruh pensiunan di Pekanbaru. Pensiunan apa saja, tidak harus pegawai negeri, tapi juga karyawan swasta dan warga tidak mampu, itu diberikan diskon sampai 75 persen,” terang Ami.

“Dalam hal ini, mereka cukup memasukkan permohonan (pengurangan/diskon) sekali saja. Nantinya tiap tahun otomatis terdiskon 75 persen. Jadi mereka cukup bayar seperempat saja (dari total nilai PBB),” kata dia.

Selain itu, di Perwako Nomor 106 Tahun 2021 juga diberikan diskon BPHTB sebesar 50 persen.

“Jadi kalau warga punya SKGR, SKT, surat sepadan tanah, surat tebas tebang zaman-zaman dulu dan ingin ditingkatkan ke sertifikat dengan sarat membayar BPHTB, ini siapa saja, dimana saja, mau dia PTSL dan punya 1.000 persil lahan di Pekanbaru, itu diskon 50 persen,” tutupnya.(lal)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed