Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaNusantaraBalai Karantina Lampung Gagalkan Penyelundupan Monyet

Balai Karantina Lampung Gagalkan Penyelundupan Monyet

NUSADAILY.COM – BANDARLAMPUNG – Balai Karantina Pertanian Lampung menggagalkan penyelundupan belasan ekor monyet yang tidak disertai dokumen ataupun sertifikat kesehatan di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Sebanyak 13 ekor monyet ini berasal dari Kota Bandarlampung dan akan dibawa ke Jakarta, karena tidak ada dokumen lengkap maka satwa tersebut kami amankan,” kata Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Lampung Karman, dalam keterangannya, di Bandarlampung, Jumat.

BACA JUGA : Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Kayu Cendana

Dia menyebutkan bahwa 13 ekor monyet yang akan diseberangkan Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni tersebut merupakan jenis monyet ekor panjang sebanyak delapan ekor, dan beruk lima ekor.

“Meski tergolong bukan jenis satwa yang dilindungi. Namun melalui lintaskan satwa-satwa tersebut tetap harus dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dan dokumen dari daerah asal,” kata dia pula.

Karman mengatakan, penggagalan upaya penyelundupan belasan ekor monyet tersebut dilakukan oleh tim gabungan di Pelabuhan Bakauheni dari Karantina Pertanian Lampung dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni.

BACA JUGA : TNI AL Lanal Banten Gagalkan Penyelundupan 77 Ribu Benur Miliaran Rupiah

“Saat itu tim tengah melakukan pengawasan rutin di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan dan menghentikan sebuah minibus travel. Pada saat diperiksa petugas menemukan 8 ekor monyet dari jenis ekor panjang dan beruk sebanyak 5 ekor yang tidak memiliki dokumen lengkap,” kata dia.

Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Ia mengatakan bahwa perbuatan oknum tidak bertanggung jawab tersebut telah melanggar UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman pidana paling lama 2 tahun. Dengan denda maksimal 2 miliar rupiah.

BACA JUGA : Petugas Karantina Ternate Gagalkan Penyelundupan Awetan Cenderawasih

“Tak hanya itu, pelaku juga telah melanggar UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Hayati dan Ekosistemnya. Pelaku dapat diancam pidana paling lama 5 tahun, dengan denda sebesar 100 juta rupiah,” kata dia lagi.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan. Ia mengatakan 13 ekor satwa tersebut kemudian diserahterimakan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu SKW III Lampung.

BACA JUGA : Petugas Karantina Pertanian Balikpapan Gagalkan Penyelundupan 16 Cucak Ijo

Kepala Balai Karantina Pertanian Lampung Muh.Jumadh menyampaikan apresiasi kepada timnya dan instansi terkait yang hingga kini terus bersemangat dalam mengungkap kasus pelanggaran UU perkarantinaan.

“Saya ingin agar semangat ini terus meningkat dalam mencegah kasus pelanggaran karantina. Sekaligus mengedukasi kepada masyarakat terkait Karantina Pertanian,” kata dia lagi.(ros)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Indra Kenz Jalani Sidang Perdana Secara Virtual, Para Korban Binomo Ngamuk

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, menggelar sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan kasus investasi bodong Binomo, Jumat (12/8). Terdakwa dalam perkara ini,...