Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaNusantaraBalai Karantina Lampung Gagalkan Penyelundupan Monyet

Balai Karantina Lampung Gagalkan Penyelundupan Monyet

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANDARLAMPUNG – Balai Karantina Pertanian Lampung menggagalkan penyelundupan belasan ekor monyet yang tidak disertai dokumen ataupun sertifikat kesehatan di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

“Sebanyak 13 ekor monyet ini berasal dari Kota Bandarlampung dan akan dibawa ke Jakarta, karena tidak ada dokumen lengkap maka satwa tersebut kami amankan,” kata Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Lampung Karman, dalam keterangannya, di Bandarlampung, Jumat.

BACA JUGA : Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Kayu Cendana

Dia menyebutkan bahwa 13 ekor monyet yang akan diseberangkan Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni tersebut merupakan jenis monyet ekor panjang sebanyak delapan ekor, dan beruk lima ekor.

“Meski tergolong bukan jenis satwa yang dilindungi. Namun melalui lintaskan satwa-satwa tersebut tetap harus dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dan dokumen dari daerah asal,” kata dia pula.

Karman mengatakan, penggagalan upaya penyelundupan belasan ekor monyet tersebut dilakukan oleh tim gabungan di Pelabuhan Bakauheni dari Karantina Pertanian Lampung dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni.

BACA JUGA : TNI AL Lanal Banten Gagalkan Penyelundupan 77 Ribu Benur Miliaran Rupiah

“Saat itu tim tengah melakukan pengawasan rutin di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan dan menghentikan sebuah minibus travel. Pada saat diperiksa petugas menemukan 8 ekor monyet dari jenis ekor panjang dan beruk sebanyak 5 ekor yang tidak memiliki dokumen lengkap,” kata dia.

Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Ia mengatakan bahwa perbuatan oknum tidak bertanggung jawab tersebut telah melanggar UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman pidana paling lama 2 tahun. Dengan denda maksimal 2 miliar rupiah.

BACA JUGA : Petugas Karantina Ternate Gagalkan Penyelundupan Awetan Cenderawasih

“Tak hanya itu, pelaku juga telah melanggar UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Hayati dan Ekosistemnya. Pelaku dapat diancam pidana paling lama 5 tahun, dengan denda sebesar 100 juta rupiah,” kata dia lagi.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan. Ia mengatakan 13 ekor satwa tersebut kemudian diserahterimakan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu SKW III Lampung.

BACA JUGA : Petugas Karantina Pertanian Balikpapan Gagalkan Penyelundupan 16 Cucak Ijo

Kepala Balai Karantina Pertanian Lampung Muh.Jumadh menyampaikan apresiasi kepada timnya dan instansi terkait yang hingga kini terus bersemangat dalam mengungkap kasus pelanggaran UU perkarantinaan.

“Saya ingin agar semangat ini terus meningkat dalam mencegah kasus pelanggaran karantina. Sekaligus mengedukasi kepada masyarakat terkait Karantina Pertanian,” kata dia lagi.(ros)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Bali

Kabar Gembira, Kawasan Wisata GWK Cultural Park Buka Kembali

0
NUSADAILY.COM - BADUNG - Kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Kabupaten Badung, Bali, buka kembali untuk kunjungan bagi wisatawan setelah ditutup sejak bulan...