Yusuf Mansur: Spanduk HUT RI Kayak Bendera Jepang

  • Whatsapp
Ustad Yusuf Mansur (warta ekonomi)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Heboh spanduk HUT RI ke-75 yang viral di media sosial. karena diduga menunjukkan simbol salib. Bahkan banyak masyarakat yang protes mengenai spanduk tersebut. Mereka heran kenapa spanduk yang dikeluarkan resmi oleh pemerintah itu bisa ada tanda salibnya.

Ketika ditanya kepada Ustaz Yusuf Mansur. Ia malah mempunyai pandangan sendiri mengenai spanduk HUT RI tersebut. “Saya pertama kali melihat, kayak sepintas malah kayak bendera Jepang,” ucap Yusuf Mansur berkelakar, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (11/8/2020).

"
"

Baca Juga

"
"

“Tentang diduga ada lambang salibnya, ya emang sebagian melihatnya demikian. Semoga ini hanya karya seni. Ke depan mudah-mudahan lebih hati-hati. Manusia sifatnya salah dan kurang. Benerin dan sempurnain aja,” ujar Yusuf Mansur.

Ustaz Yusuf Mansur merasa permasalahan ini adalah isu sensitif. Kekecewaan masyarakat akan hal tersebut, kata dia, bisa muncul karena tumpukan kekecewaan lain yang selama ini dirasakan.

Ia pun berharap persoalan ini mengandung hikmah yang baik. Yusuf Mansur masih menganggap reaksi masyarakat adalah hal yang wajar.

“Ini hal sensitif. Sebab umat Islam akhir-akhir ini banyak merasakan ketidakadilan ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain,” katanya, dikutip Nusadaily.com dari detik.com.

Baca juga: Tuai Polemik dan Ramai Kritik, Aturan Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Dicabut

Permasalahan ini berawal dari salah satu ormas di Solo yang memprotes spanduk HUT Kemerdekaan yang ke-75 RI. Mereka menilai lambang mirip salib tersebut tak semestinya ada di sana.

Perwakilan dari Ormas itu juga sudah menyampaikan protesnya ke Pemkot Solo. Mereka meminta agar spanduk itu diganti dengan desain lain.

Sementara Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menjelaskan, makna desain sudah tercantum di berkas ‘Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 & Pedoman Visual Penggunaan’ yang dapat diunduh di situs setneg.go.id.

“Arti dan makna logo dan turunan ada di pedoman visual di atas,” kata Sekretaris Kemensetneg Setya Utama lewat pesan singkat.(han)

Post Terkait

banner 468x60