Wujudkan Transformasi Digital Pendidikan, Kemenag Gandeng Google

  • Whatsapp
kemenag google
Webinar sekaligus MoU antara Pendis Kemenag dan Google di Jakarta.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, Kementerian Agama meluncurkan program transformasi digital pendidikan Madrasah. Program ini dilaksanakan dengan menggandeng raksasa perusahaan digital yakni Google.

Sinergi Kemenag dan Google ini dalam rangka mendukung terwujudnya “Peserta didik berpikir dan bekerja kreatif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan,” ujarnya di Jakarta, Selasa 22 September 2020.

Baca Juga

BACA JUGA: Menkominfo dan Kedubes AS Bahas Akselerasi Transformasi Digital

Slogan ini sudah dicanangkan sejak lebih dua tahun lalu, tepatnya awal Februari 2018. Kerja sama ini juga untuk meningkatkan dan memeratakan kualitas pendidikan Madrasah di era Revolusi Industri 4.0, dan menyongsong fase bonus demografi Indonesia (2030-2045). Harapannya, Pendidikan Madrasah bisa lebih berkontribusi dalam mengantar Indonesia mencapai peringkat 5 kekuatan ekonomi dunia menuju masyarakat sejahtera (Well-Being).

“Sinergi ini dilakukan dalam semangat dan komitmen memajukan ekosistem pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Tidak ada investasi biaya yang harus dikeluarkan Kementerian Agama terkait program ini,” tegasnya.

Sementara itu Danny Ardianto, Manajer Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik, Google Indonesia menyatakan bangga atas kerjasama ini.

BACA JUGA: Menkominfo Ajak Mahasiswa Universitas Flores Wujudkan Transformasi Digital

“Google bangga bermitra dengan Kementerian Agama dalam inisiatif penting ini, yang merupakan salah satu implementasi G Suite terbesar secara global. Guru-guru di madrasah termasuk pengguna G Suite for Education yang paling kreatif dan antusias. Energi para guru ini dalam proses transisi ke pembelajaran jarak jauh sangat penting bagi pendidikan jutaan siswa di seluruh Indonesia. Kami sangat senang dapat menghadirkan G Suite ke lebih banyak sekolah dan wilayah di Indonesia. Kami berharap kemitraan ini akan membantu sebanyak mungkin siswa Indonesia untuk terus dapat belajar selama masa sulit ini,“ terangnya.

Arya Sanjaya selaku Direktur Utama PT Duta Digital Informatika Mitra Resmi Google for Education menjelaskan bahwa untuk melaksanakan kerja besar transformasi digital menuju Madrasah Hebat Bermartabat mewujudkan Pendidikan Kelas Dunia ini, telah melakukan seluruh tahapan. Yang berkaitan dengan pembuatan dan manajemen pembagian akun Madrasah, pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan Madrasah. Mempersiapkan dan memberikan pendampingan epada Madrasah untuk menjalankan layanan Google G Suite for Education, persiapan perangkat pendukung pembelajaran, dan aspek lainnya yang terkait dengan infrastruktur dan layanan Google for Education untuk Madrasah. Untuk diketahui PT PT Duta Digital Informatika merupakan implementator untuk kerjasama ini.

Disinggung terkait kebutuhan paket data dalam operasional kerjasama ini, Ali Ramdhani Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan kebijakan terkait pemanfaatan alokasi dana BOS Madrasah untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. Selain itu, pihaknya juga telah menjalin sinergi dengan sejumlah provider untuk memberikan bantuan paket data gratis untuk Madrasah.

“Kami terus berupaya memfasilitasi proses pembelajaran daring bagi siswa Madrasah. Sementara pengajuan anggaran Kemenag terkait paket data gratis bagi siswa Madrasah masih berproses di Kemenkeu, kami mencoba terobosan sinergi dengan smartfren dan provider lainnya untuk membantu pembelajaran jarak jauh di Madrasah,” ujarnya. (hud/lna)

Post Terkait

banner 468x60