Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsVisa Umrah Tutup, Kemenag: Hoaks, 22 November Gelombang Empat Terbang

Visa Umrah Tutup, Kemenag: Hoaks, 22 November Gelombang Empat Terbang

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Sejumlah asosiasi umrah dan haji di Indonesia mendapat angin segar. Pasalnya, visa jamaah umrah Indonesia sudah mulai terbit. Sebelumnya beredar kabar bahwa pemerintah Arab Saudi telah menutup penerbitan visa.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Alhamdulillah, perhari ini tanggal 19 Nov 2020, visa jamaah Umrah Indonesia sudah mulai terbit,” ujar Kabid Umrah Amphuri H Zaky Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis 19 November 2020.

BACA JUGA: Puluhan Jamaah Umrah Terpapar COVID-19, Menag Akui Jamaah Berkumpul Tanpa Karantina

Dikatakannya, pasca penerbitan visa, pihaknya memastikan akan segera memberangkatkan jamaaah umrah dua pekan lagi.

“InsyaAllah akan berangkat di tgl 22 Nov, terima kasih Kerajaan Arab Saudi yang mempercayakan Jamaah Umrah Indonesia,” ungkapnya

Zaky juga mengapresiasi Kemenag yang telah membuat Pedoman Penyelenggaran Umrah di masa pandemi dengan KMA No 719 yang sangat lengkap untuk melindungi masyarakat yang akan menyelenggarakan Umrah agar Ibadah berjalan lancar dan kesehatan tetap terjaga.

Begitu juga kepada PLT Dirjen yang telah memberikan arahan kepada penyelenggara PPIU untuk memberikan edukasi yang lengkap kepada jamaah Umrah.

“Amphuri akan terus bekerjasama dan berkordinasi dengan Pemerintah dalam penyelenggaraan Umrah dan Haji,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan tidak ada penutupan visa umrah untuk Indonesia. Bahkan, gelombang keempat umrah akan segera berangkat.

BACA JUGA: Kemenag Evaluasi Penyelenggara Umrah Pasca 13 Jamaah Positif COVID-19

“Soal umrah ditutup, insyaallah sejauh ini hanya hoaks saja,” kata Fachrul di rapat bersama Komisi VIII DPR RI di gedung DPR/MPR RI, Jakarta kemarin.

Fachrul secara pasti menyebut jamaah umrah gelombang keempat akan berangkat pada 22 November 2020. “Yang jelas insyaallah tanggal 22 November ini ada,” katanya.

Hal ini kemudian disambut baik oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto. Ia mengapresiasi klarifikasi yang disampaikan oleh Menag Fachrul. “Alhamdulillah…. Visa umrah tetap ya? Oke,” ujar Yandri.

Dalam awal rapat, Yandri meminta penjelasan langsung dari Menag Fachrul terkait informasi mengenai penutupan visa bagi jemaah asal Indonesia yang hendak melakukan umrah ke Arab Saudi. Ia meminta Fachrul memberi penjelasan rinci terkait penutupan visa umrah.

Kabari ini tentu pak menteri sungguh mengejutkan kita semua karena penyelenggaraan ibadah umrah yang sempat dibuka pada masa pandemi kemudian ditutup kembali dalam rangka melakukan evaluasi lebih lanjut akibat adanya kasus jemaah umrah yang terpapar COVID-19,” ujar Yandri.

“Jadi saya kira pak menteri ini tanggung jawab kita semua Pak, kita patut berbahagia berbangga karena ada kesempatan anak bangsa kembali menginjakkan kakinya di tanah suci, tapi ternyata ada 13 yang terpapar. Saya kira ini kita evaluasi secara mendalam dari hati ke hati, di mana letak kelemahannya pak menteri, di mana letak kecolongannya,” ucapnya. (hud/lna)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Viral Siswi SMP di Ngawi Minggat, Tinggalkan Sepucuk Surat

NUSADAILY.COM – NGAWI – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Mallika Syifa Addhuha minggat dari rumah pada Jumat, 27 Mei 2022, sekitar subuh....
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Sejumlah asosiasi umrah dan haji di Indonesia mendapat angin segar. Pasalnya, visa jamaah umrah Indonesia sudah mulai terbit. Sebelumnya beredar kabar bahwa pemerintah Arab Saudi telah menutup penerbitan visa.

“Alhamdulillah, perhari ini tanggal 19 Nov 2020, visa jamaah Umrah Indonesia sudah mulai terbit,” ujar Kabid Umrah Amphuri H Zaky Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis 19 November 2020.

BACA JUGA: Puluhan Jamaah Umrah Terpapar COVID-19, Menag Akui Jamaah Berkumpul Tanpa Karantina

Dikatakannya, pasca penerbitan visa, pihaknya memastikan akan segera memberangkatkan jamaaah umrah dua pekan lagi.

“InsyaAllah akan berangkat di tgl 22 Nov, terima kasih Kerajaan Arab Saudi yang mempercayakan Jamaah Umrah Indonesia,” ungkapnya

Zaky juga mengapresiasi Kemenag yang telah membuat Pedoman Penyelenggaran Umrah di masa pandemi dengan KMA No 719 yang sangat lengkap untuk melindungi masyarakat yang akan menyelenggarakan Umrah agar Ibadah berjalan lancar dan kesehatan tetap terjaga.

Begitu juga kepada PLT Dirjen yang telah memberikan arahan kepada penyelenggara PPIU untuk memberikan edukasi yang lengkap kepada jamaah Umrah.

“Amphuri akan terus bekerjasama dan berkordinasi dengan Pemerintah dalam penyelenggaraan Umrah dan Haji,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan tidak ada penutupan visa umrah untuk Indonesia. Bahkan, gelombang keempat umrah akan segera berangkat.

BACA JUGA: Kemenag Evaluasi Penyelenggara Umrah Pasca 13 Jamaah Positif COVID-19

"Soal umrah ditutup, insyaallah sejauh ini hanya hoaks saja," kata Fachrul di rapat bersama Komisi VIII DPR RI di gedung DPR/MPR RI, Jakarta kemarin.

Fachrul secara pasti menyebut jamaah umrah gelombang keempat akan berangkat pada 22 November 2020. "Yang jelas insyaallah tanggal 22 November ini ada," katanya.

Hal ini kemudian disambut baik oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto. Ia mengapresiasi klarifikasi yang disampaikan oleh Menag Fachrul. "Alhamdulillah…. Visa umrah tetap ya? Oke," ujar Yandri.

Dalam awal rapat, Yandri meminta penjelasan langsung dari Menag Fachrul terkait informasi mengenai penutupan visa bagi jemaah asal Indonesia yang hendak melakukan umrah ke Arab Saudi. Ia meminta Fachrul memberi penjelasan rinci terkait penutupan visa umrah.

Kabari ini tentu pak menteri sungguh mengejutkan kita semua karena penyelenggaraan ibadah umrah yang sempat dibuka pada masa pandemi kemudian ditutup kembali dalam rangka melakukan evaluasi lebih lanjut akibat adanya kasus jemaah umrah yang terpapar COVID-19," ujar Yandri.

"Jadi saya kira pak menteri ini tanggung jawab kita semua Pak, kita patut berbahagia berbangga karena ada kesempatan anak bangsa kembali menginjakkan kakinya di tanah suci, tapi ternyata ada 13 yang terpapar. Saya kira ini kita evaluasi secara mendalam dari hati ke hati, di mana letak kelemahannya pak menteri, di mana letak kecolongannya," ucapnya. (hud/lna)