Valentine Day, Saksi Kemesraan Golkar-NasDem di Pulau Kali Age, Kepulauan Seribu

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pulau Kali Age, Minggu, 14 Februari lalu, jelang waktu dzuhur, atau sekitar pukul 11.00 WIB. Helikopter rombongan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, mendarat di Pulau Kali Age, Kepulauan Seribu, disebuah villa milik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Kedua Petinggi Parpol ini bertemu bukan dalam rangka merayakan, hari kasih sayang (Valentine Day).

Selama pandemi covid-19 mendera bumi pertiwi, Surya Paloh dikabarkan memang lebih sering menghabiskan waktu di villa pribadi di Pulau Kali Age, Kepulauan Seribu miliknya. Santap siang berupa nasi goreng salmon kesukaan Surya sebagai pembuka pertemuan.

Usai acara makan siang,  Airlangga dan Surya terlibat pembicaraan serius. Kesaksian sumber yang ikut mendampingi mengatakan, keduanya membahas kans kerja sama dalam rencana politik jangka panjang di Pilpres 2024.

NasDem menawarkan koalisi untuk mengusung capres-cawapres bersama Golkar pada Pilpres 2024 mendatang. Posisi capres akan diisi tokoh hasil konvensi yang digelar NasDem, sementara cawapres akan diberikan kepada Golkar.

Wakil Ketua Umum Golkar Rizal Mallarangeng yang akrab disapa Celi membenarkan bahwa Airlangga bertemu Surya Paloh. Namun ia enggan mengkonfirmasi isi pertemuan.

Baca Juga: Anggota DPRD Kota Malang Fraksi Golkar, Nasdem, dan PSI Pimpin Tim SAR ke Longsor Nganjuk

“Iya benar ada pertemuan, kan fotonya sudah beredar,” katanya saat dihubungi.

Dalam pertemuan, Airlangga ditemani Wakil Ketua Dewan Pembina Golkar yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, serta Wakil Ketua Umum Rizal Mallarangeng.

Sejumlah petinggi Partai Nasdem juga turut hadir menemani Surya menjamu tamunya, yaitu Sekjen Johnny G Plate yang juga Menteri Komunikasi dan Informasi, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, serta DPW Partai NasDem Kalimantan Timur sekaligus Gubernur Kaltim Isran Noor.

Baca Juga: Beri Motivasi Kader NasDem, Sahroni: Kawal Terus Keadilan Bagi Masyarakat

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPP Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai Nasdem, Charles Meikyansah, mengatakan, silaturahmi yang dilakukan Surya Paloh adalah sesuatu yang lumrah. Namun saat ditanya soal tawaran NasDem kepada Golkar terkait konvensi capres, Charles enggan menjawab.

“Silaturahmi yang dilakukan partai politik merupakan suatu hal yang sangat penting dilakukan. Bagi Partai NasDem di bawah kepemimpinan Bapak Surya Paloh, silaturahmi politik seperti ini bukan pertama kali dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga: Manuver Parpol Pasca Pilkada Jember: PDIP Menjauh, Golkar Datang Merapat

Belajar Dari Kegagalan Demokrat

Belajar dari pengalaman kegagalan Partai Demokrat menggelar konvensi capres pada 2013 silam, NasDem memilih untuk mengikat mitra koalisinya terlebih dahulu. Pilihan jatuh kepada Golkar.

Dengan begitu, siapapun pemenang konvensi capres dipastikan dapat melaju di Pemilihan Presiden 2024 lantaran mendapat tiket dari koalisi NasDem dan Golkar.

Sekedar informasi, untuk menjadi peserta konvensi capres di Partai NasDem, akan dibuka seluas luasnya.

Sejumlah nama digadang gadang akan turut meramaikan arena konvensi, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Erick Tohir, hingga Menparekraf Sandiaga Uno. Namun, Nasdem melarang ketua umum partai politik untuk mengikuti konvensi capres.

Baca Juga: Willy Aditya Sebut Fraksi NasDem Amini Arahan Jokowi Terkait UU ITE

Koalisi Permanen

Jika sudah keluar nama pemenang konvensi, maka akan dipasangkan dengan cawapres yang diusung Partai Golkar. Tawaran ini membuat peluang Airlangga Hartarto, selaku Ketua Umum Golkar, untuk maju sebagai calon wakil presiden menjadi terbuka lebar.

Dikutip Nusadaily.com dari CNNIndonesia.com, bahwa NasDem ingin ikatan koalisi dengan Golkar bisa terjalin permanen.

Artinya, jika pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung Nasdem-Golkar menang atau kalah, kedua partai akan tetap berkoalisi di tataran legislatif.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem, Prananda Surya Paloh membenarkan bahwa Airlangga dan Surya Paloh sempat membahas ihwal kerja sama menghadapi Pilpres 2024.

Meskipun hadir dalam pertemuan, Prananda mengaku tidak mendengar secara detil.

“Betul bertemu, sekalian refreshing dan berbicara tentang kebangsaan dan kepartaian secara general. Soal konvensi dibahas tapi masih sangat tahap awal tapi garis besar abstraknya ada”, ujar putra Surya Paloh ini.

Namun hingga saat ini, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto belum memberikan konfirmasi terkait pertemuan tersebut.

Sebelas hari usai pertemuan Surya Paloh dan Airlangga Hartarto, DPP Partai NasDem langsung menggelar jumpa pers tentang rencana menggelar konvensi.

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan partainya akan membentuk koalisi terlebih dahulu untuk menggelar konvensi calon presiden. Di kesempatan yang sama, Plate juga mengklaim partainya sudah memiliki rekan koalisi.

“Kami sudah ada rekan-rekan koalisi sebagaimana yang saya sampaikan tadi yang mempunyai platform, visi dan misi, gagasan yang searah, sejalan dalam tarikan nafas yang sama untuk kepentingan negara,” kata Johnny, Kamis (25/2).

Pertemuan antara petinggi Golkar dan NasDem diselingi dengan momen foto bersama. Airlangga dan Surya sempat berfoto berdua dengan memakai topi terbalik. Foto mereka diunggah ke Instagram Golkar.Indonesia.

“Silaturahmi akhir pekan keluarga (Golkar-Nasdem), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama dengan Ketua Umum Partai NasDem bapak Surya Paloh, Jakarta, Minggu (14/2),” mengutip caption dalam akun InstagramGolkar.Indonesia. (A.Hanan Jalil)