Unjuk Rasa Terbesar di Israel, Desak Netanyahu Mundur

  • Whatsapp
israel netanyahu إسرائيل نتنياهو
Ribuan warga Israel berdemo mendesak PM Benjamin Netanyahu mundur dari jabatannya karena skandal korupsi yang menjeratnya. (AP/Ariel Schalit via CNN Indonesia).
banner 468x60

NUSADAILY.COM-JAKARTA – Ribuan demonstran berunjuk rasa di depan rumah dinas Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem, Sabtu 1 Agustus 2020 malam.

Para demonstran juga memadati jalanan di pusat kota Yerusalem sebagaimana dikutip dari Al Jazeera via Kompas.com, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga

Aksi demonstrasi juga pecah di Tel Aviv dan beberapa kota lain. Demonstrasi tersebut ditengarai menjadi demonstrasi terbesar yang berlangsung selama berpekan-pekan di Israel.

Ribuan warga Israel turun ke jalan, menyerukan Netanyahu untuk mengundurkan diri dan memprotes penanganannya terhadap pandemi COVID-19.

Selain itu mereka juga menuntut Netanyahu untuk meletakkan jabatan karena saat ini sidang terhadapnya tengah berlangsung atas tuduhan korupsi.

Meskipun Netanyahu telah mencoba menekan protes terhadapnya, aksi unjuk rasa semakin berkembang.

Media Israel memperkirakan setidaknya 10.000 orang berdemonstrasi di dekat rumah dinas Netanyahu pada Sabtu malam.

Ribuan orang lain berdemonstrasi di jalan-jalan. Demonstran mengibarkan bendera Israel dan meniup terompet dengan keras ketika mereka berbaris.

Banyak yang memegang spanduk yang bertuliskan “Menteri Kejahatan” dan “Bibi Go Home”. Atau menuduh Netanyahu tidak berhubungan dengan publik.

Ratusan orang tetap berada di daerah itu meski telah jauh melebihi jam tengah malam. Mereka mengabaikan seruan polisi untuk pergi.

Pasukan antihuru-hara pindah ke daerah itu dan mulai membubarkan orang-orang yang masih tinggal.

Pada Minggu dini hari, sebagian besar orang yang tersisa tampaknya pergi dengan damai. Tetapi polisi terlihat menyeret beberapa aktivis menjauh.

Demonstrasi itu juga disinyalir sebagai aksi demonstrasi terbesar warga Israel sejak mereka melancarkan aksi demonstrasi pada 2011 yang memprotes tingginya biaya hidup.

Netanyahu telah mengecap demonstran tersebut sebagai “kelompok kiri” dan “anarkis”.

Sabtu malam, Partai Likud mengeluarkan pernyataan yang menuduh dua stasiun TV swasta Israel memberikan “publisitas yang berlebihan dan tak ada habisnya” kepada para pengunjuk rasa. (yos)

Post Terkait

banner 468x60