Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsTanam Bunga Matahari di Lahan Kas Desa, Kholiq: Semoga Garon Sun Flower...

Tanam Bunga Matahari di Lahan Kas Desa, Kholiq: Semoga Garon Sun Flower Garden Terwujud

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Budidaya bunga matahari atau sun flower kini tengah dikembangkan di Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Meski belum secara massal tanaman yang kaya akan manfaat ini mulai ditanam di lahan sewa tanah kas desa seluas 1.750 m2. Hal tersebut dilakukan warga setempat Bernama M. Firman Khaliq.

Baca Juga: Cantiknya Bunga Wungu Mekarnya Tandai Datangnya Musim Hujan

“Cita-cita saya sederhana, menjadi inspirasi bagi petani lain. Sekaligus mengangkat nama Garon,” ujar Khaliq kepada nusadaily.com. Jumat (21/01/2022).

Ide ini muncul dari percakapan WhatsApp Group (WAG) RT, saat itu ada informasi lelang tanah kas atau bengkok desa. Khaliq berminat menyewa lahan tersebut, namun ia bingun mau menanam apa.

Baca Juga: Wisata Gunung Kelud, Mulai Taman Bunga Hingga Kawah Vulkanik

“Saat ngobrol-ngobrol dengan warga di WAG RT, dan saya tertarik untuk menyewa lahan itu. Saya tahu dan paham betul harga pupuk, biaya garap lahan dan lain saat ini mahal,” ungkap dia.

Pucuk dicinta Ulam pun tiba. Khaliq mempunyai teman yang lebih dahulu menanam bunga matahari.

Dengan modal nekad, pria berambut gondrong sebagian memutih itu, sebagaimana rekannya, ai akhirnya menjalin kemitraan dengan PT Tri Jawara Tunas Agroindo.

Baca Jgua: Mitos Bunga Aglonema, Benarkah Bisa Menarik Rezeki?

Ia membeli biji bibit kemudian disemai. Beberapa hari kemudian ditanam di lahan bengkok sewaannya itu.

“Sejauh ini pertumbuhannya bagus,” ujarnya.

Hasil Panen Lebih Banyak dari Padi

Bunga Matahari ini dapat dipanen dalam kurun waktu 3,5 bulan. Jika ditanam dengan jarak 60 cm, maka bunga akan menghasilkan 200 hingga 300 gram kuaci (biji Bunga Matahari).

Namun, jika ditanam jarak 1 meter, bunga dengan diameter 40 cm lebih itu, menghasilkan 400 – 500 ons atau sekitar 11-14 kilogram.

Baca Juga: Disperindag Probolinggo Dorong Sentra Industri Madu Jadi Wisata Edukasi

“Uniknya, bunga matahari ini ketika masih muda bisa bergerak. Kalau pagi arahnya ke timur. Kalau sore mahkotanya ke arah barat. Total ada 4.000 bunga matahari yang saya tanam,” ungkap Khaliq.

Untuk harga kemitraan, satu kilo kuwaci dihargai Rp16.000. Jika dibandingkan dengan padi, panenan bunga matahari jauh lebih menguntungkan, biaya perawatan mudah dan tidak banyak pupuk.

“Dengan luas lahan yang sama, hasil panen bunga matahari dua kali lipat bahkan lebih banyak dari padi,” imbuhnya.

Baca Juga: Ghea Youbi DM Denny Caknan, Nitizen Pada Kepo

Khaliq bermimpi, nantinya Bunga Matahari ini bisa menjadi ikon desanya. Ia juga bercita-cita ke depan akan menggandeng Bumdes membangun destinasi “Garon Sun Flower Garden”.

Bahkan, dalam Musrenbangdes Garon, cita-cita Khaliq ini ibarat gayung bersambut. Dalam angannya Kelak Garon Sun Flower Garden ini bisa menjadi destinasi wisata berupa tempat selfie dan resto. Selain itu juga sebagai penjualan bibit sekaligus budidaya bunga matahari.

“Semoga cita-cita ini bisa terwujud. Garon akan punya ikon bunga matahari,” pungkas Khaliq. (nto/ark)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Asyik Main Air Banjir, Bocah di Gresik Digigit Ular

NUSADAILY.COM – GRESIK  -  Ini peringatan bagi para orang tua agar menjaga anaknya saat bermain air. Karena ada kejadian saat sedang asyik bermain air...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily