Sri Mulyani Tegaskan Tolak Usulan Pembebasan Pajak Mobil Baru

  • Whatsapp
Pembebasan Pajak Mobil Baru
Menkeu Sri Mulyani Indrawati.(Ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan pembebasan pajak mobil baru, atau pajak pertambahan atas barang mewah (PPnBM).

BACA JUGA: Kemenperin Sebut Relaksasi Pajak Bisa Memajukan Industri Otomotif

Baca Juga

“Kita tidak mempertimbangkan untuk memberikan pembebasan pajak mobil baru, seperti yang disampaikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan industri otomotif,” ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi APBN Laporan Periode Realisasi September, Senin 19 Oktober 2020.

Menkeu menegaskan, dalam situasi pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) seperti sekarang ini, pihaknya lebih memilih untuk memberikan stimulus fiskal, yang bisa dinikmati oleh seluruh dunia usaha yang terdampak.

“Sehingga kita tidak memberikan insentif di satu sisi, tapi malah memberatkan ekonomi,” tuturnya.

BACA JUGA: China Potong Pajak Rp3.900 Triliun Sejak Pandemi

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta Kementerian keuangan untuk membebaskan pajak atas mobil baru. Usulan tersebut bertujuan untuk membantu industri otomotif, yang saat ini tumbuh negatif akibat pandemi Covid-19.

“Kami sudah mengusulkan kepada Menkeu, untuk relaksasi pajak mobil baru nol persen sampai dengan bulan Desember 2020,” ujar Agus beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika PPnBM dibebaskan hingga akhir tahun ini, akan meningkatkan daya beli masyarakat untuk membeli mobil karena harga menjadi murah. Ia juga menyebut, penjualan mobil tahun ini turun tajam.(Via)

Post Terkait

banner 468x60