Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsSP3 Menjadi Akhir Jerat KPK ke Sjamsul Nursalim

SP3 Menjadi Akhir Jerat KPK ke Sjamsul Nursalim

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus Sjamsul Nursalim sekaligus mengakhiri kelumit kisah yang terukir selama lebih dari dua dekade. Kisah ini menjadi antiklimaks di tengah penantian publik terhadap penuntasan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

KPK pada 31 Maret lalu akhirnya memutuskan untuk menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang melibatkan Sjamsul Nursalim beserta istrinya, Itjih Sjamsul Nursalim. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat besarnya energi yang dihabiskan untuk mengusut kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp 4,58 triliun.

Penerbitan SP3 dilakukan setelah Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) dari KPK pada 2020 lalu. Pengajuan PK ini terkait dengan putusan MA yang membebaskan Syafruddin Arsyad Temenggung dari segala tuntutan hukum.

Syafruddin adalah mantan kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang pada 2004 mengeluarkan surat pembebasan dari tuntutan hukum (release and discharge) dalam bentuk Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim.

BACA JUGA : Soal Kasus Sjamsul Nursalim, ICW Desak KPK Gugat Perdata, Pukat UGM Tak Kaget

Sebelum mengajukan kasasi, Syafruddin divonis 13 tahun penjara dan denda Rp 700 juta oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta karena terbukti merugikan negara dalam penerbitan SKL BLBI. Hukuman ini diperberat oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjadi 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Di balik putusan ini, apa kaitan kasus Sjamsul Nursalim dengan Syafruddin Arsyad Temenggung? Dan, bagaimana kisah Sjamsul Nursalim hingga akhirnya terjerat kasus BLBI yang berakhir dengan SP3 dari KPK?
Meski, Keputusan KPK mengeluarkan SP3 terhadap kasus Sjamsul Nursalim menjadi antiklimaks di tengah penantian publik terhadap penuntasan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia. Publikpun bertanya, apakah ini buah dari revisi terhadap UU KPK.

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily