Situasi Pandemi, Wapres Ingatkan SAHI Berkontribusi Bagi Kemaslahatan Umat

  • Whatsapp
Wapres Ingatkan SAHI
Wapres KH. Ma’ruf Amin saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Silaturahim Haji dan Umrah Indonesia (DPP SAHI) secara virtual di Jakarta. Kamis 22 Oktober 2020.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Suatu lembaga dibentuk selain bertujuan mewujudkan aspirasi para anggotanya, seyogyanya dapat berkontribusi dalam pembangunan negara. Utamanya menghadapi situasi pandemi COVID-19 saat ini, seluruh lembaga diharapkan dapat memainkan peran dalam menghasilkan perbaikan-perbaikan yang membantu kemaslahatan umat.

BACA JUGA: Peringati Hari Santri, Wapres Dorong Pesantren Dirikan Bank Wakaf Mikro

Baca Juga

“Perkumpulan jangan hanya “melakukan” ijtimaat-ijtimaat (pertemuan), tetapi juga “menghasilkan” islahiyah-islahiyah (perbaikan), yaitu perbaikan-perbaikan di bidang akidah, ibadah, dan kemasyarakatan,” tegas Wakil Wapres KH. Ma’ruf Amin saat menerima audiensi DPP SAHI secara virtual di Jakarta. Kamis 22 Oktober 2020.

Wapres mengingatkan agar SAHI dapat menguatkan konsolidasi dan revitalisasi organisasi sehingga mampu berkontribusi besar bagi kemaslahatan umat. Ia mengatakan, beberapa hal yang dapat SAHI lakukan untuk melakukan perbaikan antara lain melakukan pembimbingan kepada calon jemaah haji dan umroh agar ibadahnya terjaga sesuai dengan ketentuan.

Selain itu, SAHI dapat melakukan pembinaan kepada jemaah yang telah melaksanakan ibadah haji dan umroh agar menjaga kemabruran ibadahnya.

Kemudian Wapres menekankan, setelah pembinaan dilakukan dapat dilanjutkan dengan pemberdayaan kepada para jemaah. Hal ini bertujuan agar kehidupan jemaah yang telah melaksanakan ibadah haji dan umroh tidak hanya sisi agamanya yang lebih baik, tetapi juga kehidupannya.

“Mestinya orang yang sudah haji itu hidupnya lebih layak,” ucapnya.

Begitu pentingnya pemberdayaan ini, Wapres pun menjelaskan komitmen pemerintah terhadap pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah saat ini tengah mengupayakan fasilitas pembiayaan mulai dari ultra mikro hingga pembiayaan usaha bernilai besar oleh 3 bank syariah yang melakukan merger.

“Yang besar, disiapkan merger 3 bank syariah Himbara, yakni Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah. Nantinya “terdapat” lebih dari Rp200 triliun untuk membiayai usaha-usaha yang besar,” terangnya.

Wapres berharap SAHI juga dapat ikut serta dalam upaya pemerintah mengembangkan industri halal utamanya untuk mendukung Indonesia menjadi produsen halal di dunia.

“Saat ini setidaknya sudah terdapat  delapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) halal di Indonesia. Semuanya ini untuk mendorong Indonesia menjadi produsen halal dunia, bukan lagi konsumen halal semata,” papar Wapres.

BACA JUGA: Majukan UMKM Santri, Wapres Dukung Kedaulatan Santri Berbasis Aplikasi

Program-program yang Dilakukan oleh SAHI

Sebelumnya, Ketua Umum DPP SAHI Abdul Khaliq melaporkan program-program yang dilakukan oleh SAHI. Salah satunya, kunjungan pengurus SAHI bersama Ketua Dewan Pembina Siti Ma’rifah Ma’ruf Amin ke beberapa daerah terkait rencana pengembangan pesantren, khususnya pesantren-pesantren di perbatasan.

Selain itu, SAHI juga telah merencanakan kerja sama dengan beberapa kementerian dan lembaga terkait keikutsertaannya dalam pengembangan wisata halal, peningkatakan kapasitas SDM, dan pendidikan kebangsaan.

Turut hadir mendampingi Abdul Khaliq, Wakil Ketua Umum Tari Siwi Utami, Ketua Bidang OKK Roisudin Ilyas, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat Sudarto serta Ketua Komite Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf Akhyat. (hud/Ian)

Post Terkait

banner 468x60