Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsSebelum Pengunduran Diri Dua Staf Khusus Presiden, LinkedIn Billy Mambrasar Lebih Dulu...

Sebelum Pengunduran Diri Dua Staf Khusus Presiden, LinkedIn Billy Mambrasar Lebih Dulu Jadi Sorotan

NUSADAILY.COM – MALANG- Staf khusus Presiden Jokowi dari kalangan milenial terus mendapatkan sorotan. Pekan lalu, dua staf khusus, yakni Belva Devara dan Andi Taufan Garuda Putra membuat heboh dengan mengundurkan diri. Sebelum itu, sekitar dua pekan lalu, Billy Mambrasar membuat gaduh media sosial dengan status bio LinkedIn-nya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dalam bio awal, Billy Mambrasar menjelaskan posisinya sebagai staf khusus Jokowi yang setingkat dengan menteri dan dapat melapor langsung ke Presiden Jokowi. Namun, setelah ramai diperbincangkan, bio tersebut akhirnya diubah oleh Billy Mambrasar.

Ia tak lagi menyertakan kalimat setara dengan menteri. Dalam bio barunya, Billy menjelaskan bahwa ia adalah stafsus Presiden Jokowi yang tiap hari berkoordinasi dan memberi masukan ke presiden terkait penyusunan kebijakan serta strategi pemerintah.

Billy sempat menjelaskan, bahwa bio-nya sama sekali bukan menyamakan diri dengan menteri. Ia menjelaskan, maksudnya adalah seperti menteri, stafsus bisa koordinasi langsung ke Presiden.

“Bahwa maksud saya adalah arti dari kalimat bahasa Inggris tersebut, dalam koordinasi dan pekerjaan harian, sesuai dengan Perpres No. 39 Tahun 2018 pasal 19 ayat 3: dalam penugasan sesuai bidang, masing-masing staf khusus bertanggung jawab kepada Presiden,” ujar Billy seperti dilansir oleh Nusadaily.com.

“Bidang-bidang penugasan tersebut, seperti menteri, staf khusus memberikan masukan langsung kepada Presiden seperti yang diminta oleh Presiden dan Bukan selevel dalam hal proses administratif. Seperti Perpres tersebut, jelas secara administratif, staf khusus melapor kepada Sekretaris Kabinet,” lanjut Billy seperti dikutip induk imperiumdaily ini.

Kontroversi PT PMI

Sementara itu, bukan hanya melalui akun LinkedIn-nya saja Billy menjadi kontroversi. Sebab, perusahaan Billy Mambrasar, PT Papua Muda Inspiratif (PMI) menjadi sorotan sempat mengajukan dana ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan UMKM (KUKM) melalui mekanisme koperasi.

Belakangan, LPDB KUMKM membantah hal tersebut dan menganggap PT PMI belum memenuhi syarat. “LPDB sesuai arahan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki hanya melalui koperasi. Dan koperasi yang diajukan oleh Sdr Billy, setelah diperiksa di lapangan tidak memenuhi syarat untuk dapat pinjaman,” kata Supomo, Direktur Utama LPDB.

Billy Mambrasar merupakan pengusaha muda Papua, kelahiran 17 Desember 1988 di Serui, Kabupaten Kepualauan. Dia terlahir dari keluarga sederhana. Ibunya merupakan penjual kue di pasar, sementara bapaknya adalah seorang guru honorer. Usai lulus SMA, dirinya pergi ke Pulau Jawa dan berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Untuk biaya kuliahnya di Bandung, ia mendapatkan beasiswa afirmasi dan otsus dari pemerintah daerah. Billy kemudian melanjutkan pendidikanya di Universitas Harvard di Amerika Serikat (AS) lewat beasiswa LPDP jalur afirmasi. (top)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily