Sambangi Asrama Pasien Covid-19, Wagub Emil Titip Pesan Khusus

  • Whatsapp
Wagub Emil saat sambang ke asrama isolasi.
banner 468x60

NUSADAILY.COM- TRENGGALEK– Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, saat mengunjungi asrama isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, memberi pesan khusus. Apa isi pesannya?

Baca Juga

Dia berpesan kepada semua pihak termasuk pengendali asrama isolasi untuk memperketat agar Covid tidak menyebar.

Asrama sudah cukup baik karena dalam pantauan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19, sehingga kepatuhan tinggi di kawasan isolasi pasien Covid-19 ini.

“Jadi tindakan pemantauan dan kepatuhan tinggi protokol pencegahan sebenarnya ini yang sangat disarankan,” katanya di Asrama Covid-19 di Jl. Brigjen Sutran No. 1 Trenggalek, Sabtu (23/1/2021) siang.

Emil menyebutkan, salah satu isu yang dikawatirkan para pihak adalah kepatuhan isolasi mandiri (Isoman). Sehingga gedung milik BKD Trenggalek ini bisa menjadi jawaban atas kekhawatiran di masyarakat itu.

Selain itu, menurut Emil, isolasi yang dilakukan di fasilitas yang disediakan oleh Pemda setempat akan berdampak positif juga bagi para pasien. Selain karena asupan gizi yang cukup, rutinitas dan perkembangan kesehatan mereka juga terpantau.

“Sebenarnya isolasi yang difasilitasi di asrama seperti ini, programnya terstruktur, nutrisinya kemudian juga rutinitas dan juga perkembangan kesehatan masing-masing juga dipantau,” sebutnya.

Sarankan Pasien Covid-19 dengan CT Rendah Tanpa Gejala Klinis Bisa Dialihkan ke Asrama

Emil Dardak menyarankan kepada Pemkab Trenggalek dan Satgas Covid-19 setempat untuk bisa mempertimbangkan agar pasien Covid-19 dengan CT rendah tanpa gejala klinis bisa dialihkan ke asrama ini.

Sementara untuk yang CT nya masih tinggi bisa dirawat di RSUD dr Soedomo sebagai RS Rujukan Covid-19 di Trenggalek.

“Inilah sebabnya strategi yang dilakukan ini mudah-mudahan bisa meminimalisir penyebaran yang terjadi akibat kelengahan dalam pelaksanaan isolasi mandiri,” jelasnya.

Mantan Bupati Trenggalek ini juga mengimbau agar masyarakat tidak lagi memberikan stigma negatif bagi para penyintas Covid-19, karena Covid-19 bukan aib.

“Kita sudah lewat masa stigma, jangan lagi ada. Jelasnya siapa pun bisa kena Covid,” tegasnya.

Saat di RSUD dr. Soedomo,Emil, mengecek pelaksanaan pelayanan bagi pasien Covid-19, dan ketersediaan tempat tidur. Selain itu ia juga meninjau Gedung Swab dan PCR yang dimiliki RSUD rujukan ini.(ima/aka)