Senin, September 26, 2022
BerandaNewsRegionalWarga Bondowoso Terdampak Pujasera Ki Ronggo Tuntut Ganti Rugi

Warga Bondowoso Terdampak Pujasera Ki Ronggo Tuntut Ganti Rugi

NUSADAILY.COM – BONDOWOSO – Sejumlah perwakilan warga dari RT 30 dan 31, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Bondowoso, menemui Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bakhtiar di ruangannya, Senin, 16 Agustus 2021. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mereka menolak keberadaan tempat wisata kuliner pujasera Ki Ronggo yang dinilai merugikan secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sejak tempat tersebut dibangun tahun 2017, warga sudah beberapa kali melakukan penolakan. Tahun 2018 surat-surat penolakan sudah rajin dikirimkan ke Pemkab Bondowoso.

BACA JUGA: PPKM Level 4, PKL Bondowoso Izin Berjualan di Alun-Alun

Lalu, dilanjut tanggal 18 Juni Tahun 2019 mereka pasang baliho besar menolak pembangunan tersebut. Bahkan, tanggal 12 Februari tahun 2020, warga menemui langsung Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin untuk menyampaikan penolakannya.

Sikap masyarakat juga kian masif, tatkala tanggal 14 Maret 2021 lalu mereka terpaksa menyegel sepihak atas keberadaan tempat tersebut, supaya tuntutannya dipenuhi.

Kali ini, usai audiensi dengan Wabup Irwan siang tadi, wwarg dengan gamblang mengungkapkan empat tuntutannya. 

“Pertama rekonstruksi ulang bangunannya supaya tidak makan bahu jalan dan jembatan bisa fungsi untuk kendaraan,” kata Taufik, koordinator warga.

Kedua, kompensasi bagi warga yang terdampak langsung. Ketiga, penggantian fasilitas umum berupa dua poskamling. Dan ke-empat, pemanfaatan atas bangunan lebih diprioritaskan untuk warga sekitar.

Dari 4 item tuntutan tersebut, menurut Taufik hanya dua item yang bisa dipenuhi oleh Pemkab Bondowoso.

“Pertama pengembalian fasilitas umum yang dipugar. Seperti dua pos kamling di 2 RT. Kedua, pemanfaat bangunan pujasera lebih diprioritaskan untuk warga sekitar yang terdampak,” terang dia.

Mengenai kedua item tuntutan lainnya yang ditolak Wabup Irwan, dia menyampaikan masih akan bermusyawarah dengan warga yang terdampak.

“Dua tuntutan yang ditolak, terkait permintaan rekontruksi ulang bangunan dan permintaan kompensasi atas dampak kerugian ekonomi masyarakat sekitar selama 5 tahun terakhir,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pemkab Bondowoso Bolehkan Pedagang Berjualan dan Beri Duit Rp300 Ribu Saat PPKM Level 4

Sementara itu, Wabup Irwan Bakhtiar menjelaskan tuntutan yang dipenuhinya, yaitu, masyarakat sekitar akan diberi ruang berjualan dan akan dibangunkan fasilitas umum.

“Dua tuntutannya sudah dipenuhi. Satu, masyarakat sekitar akan diberi ruang untuk berjualan di Pujasera. Ada 16 lapak yang diusulkan. Dua, permintaan dibuatkan poskamling dan drainase, dan lain lain akan kita penuhi,” ungkap Irwan.

Sedangkan, ganti rugi penyelesaian NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) yang nilai tanahnya turun kelas secara drastis akibat tertutup pujasera Ki Ronggo akan dibahas lebih lanjut. 

“Nanti kita sesuaikan dengan tarif baru,” tandas Irwan. (man/sut) 

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Kecelakaan Maut di Tol JORR, Mobil Terguling Disopiri Suami: 2 Korban Tewas Istri dan Anak!

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Mobil Toyota Calya bernopol F-1303-RS terguling setelah menabrak bagian belakang mobil boks di Km 5+800 Tol JORR arah Kembangan. Mobil...