Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaNewsRegionalWali Kota Malang: Karyawan BRI Meninggal Dunia Positif COVID-19

Wali Kota Malang: Karyawan BRI Meninggal Dunia Positif COVID-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-MALANG- Wali Kota Malang Sutiaji telah mengkonfirmasi kepada Bank BRI terkait karyawan bank yang terinfeksi COVID-19. Sutiaji yang mendapat konfirmasi dari Kantor Wilayah (Kanwil) BRI yang membenarkan kabar itu.

BACA JUGA: Corporate Secretary BRI Akui Kasus COVID-19 di Malang, Tutup Kanwil dan Proses Tracing

Bahwa Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang meninggal dunia beberapa hari yang lalu merupakan karyawan dari Bank BRI Malang (Kanwil, red). Namun ditegaskan, yang bersangkutan tidak bersinggungan langsung dengan pelayanan terhadap nasabah.

“Hasil swab-nya yang bersangkutan sudah keluar, (hasilnya) positif,” tegas dia.

Terkait PDP yang meninggal dunia, ia sudah meminta Satgas Covid-19 langsung melakukan tracing.

“Saya sudah meminta untuk dilakukan tracing, yang meninggal dunia ini alamatnya di perumahan elit. Tentunya, pernah bertemu dengan orang banyak,” lanjut dia.

Untuk itu, pihaknya langsung memberlakukan swab secara menyeluruh terhadap seluruh karyawan Bank BRI yang berjumlah 200 orang yang ada di wilayah Kanwil BRI.

“Swab tahap pertama, ada 80 orang, tahap kedua ada 120 orang sampai total ada 200 orang. Hasilnya belum keluar,” kata dia kepada induk imperiumdaily.com ini.

Sutiaji Minta Kanwil Bank BRI Hentikan Operasional

Sementara, terkait 30 karyawan Bank BRI yang dikabarkan terindikasi covid-19, Sutiaji masih belum bisa memberikan jawaban pasti.

“Bisa benar bisa tidak. Saya tidak menyatakan tidak benar, bisa benar bisa tidak. Data yang masuk di kami, dengan penambahan kemarin bisa jadi itu adalah ada dari institusi tadi. Saya butuh waktu untuk kaji,” imbuh dia.

Pada kesempatan tersebut, Sutiaji meminta Bank BRI untuk menghentikan operasional dan pelayanan.

“Saya minta tolong untuk dihentikan sementara dulu pelayanannya. Saya juga ingin mereka memastikan bahwa karyawan yang berhubungan dengan pelayanan benar-benar negatif,” kata dia.

Jika memang ada yang terindikasi positif, ia meminta agar pasien tersebut melakukan isolasi. “Tapi tidak diisolasi di rumah, nanti ada satu titik khusus,” papar dia.

Meski demikian, pihaknya belum bisa menentukan apakah Bank BRI Malang berpotensi menjadi klaster baru.

“Kalau dari kami, tidak ada klaster ini. Nanti akan kami pilah-pilah lagi,” papar dia.(nda/cak)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

NAIF Yth:

“Yth: NAIF”, Penghormatan terhadap Grup Band NAIF

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Diskoria, Ardhito Pramono dan Isyana Sarasvati persembahkan lagu "Yth: NAIF" bagai bentuk penghormatan terhadap grup band NAIF yang menyatakan diri...