Kamis, September 23, 2021
BerandaNewsRegionalViral Video Perampasan Jenazah Covid-19 di Mlandingan, Satreskrim Polres Situbondo Bakal Panggil...

Viral Video Perampasan Jenazah Covid-19 di Mlandingan, Satreskrim Polres Situbondo Bakal Panggil Warga yang Terlibat

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY. COM – SITUBONDO – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo mendalami video viral warga Desa Trebungan, Kecamatan Mlandingan yang melakukan perampasan paksa jenazah positif Covid-19. Tujuannya untuk mengetahui ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa itu.

Kasatreskrim, Polres Situbondo, AKP Agus Widodo mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan kepada warga yang diduga terlibat dalam perampasan jenazah positif Covid-19 itu.

“Yang kemarin rame itu. Sesuai petunjuk dan arahan bapak kapolres kita akan segera melakukan pemanggilan kepada mereka yang diduga melakukan pemaksaan diri untuk melaksanakan pemakaman diluar protokol kesehatan,” ucapnya, Rabu, 14 Juli 2021.

BACA JUGA: Viral Video Warga Situbondo Tolak Penutupan Masjid Selama PPKM Darurat

Lebih lanjut, pria asal Kota Pahlawan ini menegaskan, pihaknya akan menindak siapapun yang terlibat dalam perampasan paksa jenazah Covid-19 itu.

“Pasti ada jeratan hukum, bisa dikenakan undang-undang wabah nomor 4 tahun 1984. Tentang wabah penyakit menular, khususnya pasal 14. Kemudian bisa juga pasal 178 KUHP, ancamannya sudah jelas. Terpenting tunggu saja hasilnya,” ujarnya.

AKP Agus Widodo berpesan, kepada masyarakat Situbondo untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Dengan melakukan 5 M. “Yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

BACA JUGA: Viral! Video Paspampres-Polisi Ribut Penyekatan, Begini Kata Anggota DPR

- Advertisement -

Sebelumnya, viral di media sosial, video perampasan paksa jenazah positif Covid-19 di Desa Trebungan, Kecamatan Mlandingan.

Dalam video yang berdurasi 8 Menit, 17 Detik tersebut, terlihat jelas para warga berbondong-bondong mendatangi ambulans dan mengambil peti jenazah positif Covid-19.

Tak cukup itu, warga juga memakamkan jenazah tanpa menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan membakar peti jenazah. (fat/lna)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...