Kamis, September 23, 2021
BerandaNewsRegionalViral, Pria di Banyuwangi Tidur di Atas Pohon Kelapa

Viral, Pria di Banyuwangi Tidur di Atas Pohon Kelapa

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Video seorang pria tertidur di atas pohon kelapa viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Desa/Kecamatan Pesanggaran, Selasa 18 Mei 2021. Sontak warga sekitar berkumpul di bawah pohon kelapa tersebur, khawatir pria tersebut terjatuh. 

Dalam video itu, beberapa orang berteriak membangunkan pria paruh baya ini. Bahkan mereka menggunakan pengeras suara. Selanjutnya di video berdurasi 1 menit 30 detik itu, terlihat pria tersebut turun dari atas pohon kelapa dan disambut oleh Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi.

Menurut Subandi, penemuan orang tertidur itu atas kelapa dilaporkan oleh warga sekitar sejak pagi. “Saat itu ada pak Dugel cari janur. Ternyata ada orang tidur di atas pohon kelapa. Pohon kelapa itu milik pak Kadus Ringinsari. Kemudian langsung melaporkan itu ke kami,” ujar Subandi. 

Aparat kepolisian kemudian mendatangi lokasi tersebut. Benar saja, terlihat sesosok pria yang menggunakan sarung nangkring di atas dahan pohon kelapa. “Kita datangi ternyata benar bahwa ada orang diatas pohon kelapa. Dibangunkan sulit,” ujarnya. 

Pria tersebut diketahui bernama Suroso (57) warga Dusun Seneposari Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. Polisi dan warga melakukan segala upaya membangunkan orang yang tidur diatas pohon kelapa setinggi 15 meter itu. 

Pertama warga mencoba memanggil dengan pengeras suara. Selain itu juga dilakukan dengan menggoyang pohon kelapa. Namun hal itu seolah sia-sia, karena Suroso tak kunjung bangun. 

Setidaknya, dibutuhkan waktu kurang lebih 3 jam untuk membangunkan orang tersebut. “Tiga jam kita harus menunggu membangunkan orang itu. Jadi ada warga yang naik pohon kelapa, kemudian kakinya disogok dengan bambu,” tambah Subandi. 

- Advertisement -

Barulah kemudian Suroso bangun. Polisi dengan menggunakan pengeras suara meminta kepada Suroso untuk pelan-pelan menuruni pohon kelapa. Ini agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. 

“Baru setelah turun kita kasih minum. Kita introgasi setelah tenang. Kemudian kita langsung antar ke rumahnya,” tutup Subandi. (ozi/aka)

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Genjot Pelatihan Inkubasi, Pemkot Mojokerto Targetkan Bentuk Ribuan Wirausahawan Baru

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto menargetkan ribuan pengusaha baru bakal terlahir di tengah pandemi COVID-19. Hal itu ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika...