Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsRegionalVaksinasi Booster di Kota Malang Resmi Dilakukan

Vaksinasi Booster di Kota Malang Resmi Dilakukan

NUSADAILY.COM – MALANG – Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga (booster) di Kota Malang dimulai, Kamis (13/1/2021). Pada momen pertama ini, diperuntukkan bagi lansia dan sejumlah eks aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, dengan jumlah sekitar 50 orang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sekilas, peserta vaksin tampak terlihat dihadiri oleh Wasto, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), Zubaidah yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sutrisno yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Malang, Hadi Santoso yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) dan Plt Sekda Kota Malang dan sederet eks pejabat lainnya.

BACA JUGA: Dimulai Hari Ini, Vaksin Booster Diprioritaskan kepada ASN dan Kelompok Rentan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengungkapkan, pemberian vaksin booster tersebut merupakan program pemerintah yang diadakan gratis.

“Vaksinasi booster ini merupakan perlindungan yang diselenggarakan oleh pemerintah, tanpa bayar. Khusus bulan Januari, sesuai juknis (petunjuk teknis) yang ada, pelaksanaan booster ditujukan lansia dan masyarakat rentan,” terang dia.

BACA JUGA: BPOM Beri Izin 5 Jenis Vaksin Booster, Pakar: Bisa Kurangi Risiko Gejala Omicron

Pelaksanaan vaksinasi pada hari pertama ini diberikan kepada 50 orang, yang terdiri dari dua gelombang. Dimana gelombang pertama berjumlah 30 orang dan menyusul lainnya setelah gelombang satu selesai.

“Untuk vaksin booster, yang tersedia pfizer dan astra zeneca, yang ada di Dinkes 60-70 ribu dosis,” papar dia.

BACA JUGA: Ada Praktik Vaksin Booster Ilegal di Surabaya, Polri Turun Tangan

Nantinya, kata Husnul, pelaksanaan vaksinasi booster akan dilakukan di fasilitas layanan kesehatan lainnya.

“Untuk alur vaksinasi, seperti vaksin sebelumnya, mulai registrasi, screening vaksinasi, observasi dan cetak kartu vaksinasi,” kata dia.

Husnul menambahkan, untuk vaksinasi dosis ketiga, akan langsung tertera pada aplikasi PeduliLindungi.

BACA JUGA: Studi Israel: “Booster” Pfizer Melindungi dari Omicron

“Setelah peserta vaksinasi mendapatkan booster, maka kartu vaksinasi akan ada di aplikasi tersebut,” tandas dia.

Sementara itu, eks Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto mengaku sangat antusias mengikuti vaksinasi booster tersebut.

“Pasca vaksin, rasanya tidak sakit sama sekali. Semoga ini menjadi penambah imun tubuh agar tidak terpapar Covid-19,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Wasto juga mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster.

“Bisa datang ke fasilitas layanan kesehatan untuk dapat vaksin booster. Semoga bisa menambah imun tubuh dan sehat semuanya,” pungkas dia.(nda)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - MALANG - Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga (booster) di Kota Malang dimulai, Kamis (13/1/2021). Pada momen pertama ini, diperuntukkan bagi lansia dan sejumlah eks aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, dengan jumlah sekitar 50 orang.

Sekilas, peserta vaksin tampak terlihat dihadiri oleh Wasto, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), Zubaidah yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sutrisno yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Malang, Hadi Santoso yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) dan Plt Sekda Kota Malang dan sederet eks pejabat lainnya.

BACA JUGA: Dimulai Hari Ini, Vaksin Booster Diprioritaskan kepada ASN dan Kelompok Rentan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengungkapkan, pemberian vaksin booster tersebut merupakan program pemerintah yang diadakan gratis.

"Vaksinasi booster ini merupakan perlindungan yang diselenggarakan oleh pemerintah, tanpa bayar. Khusus bulan Januari, sesuai juknis (petunjuk teknis) yang ada, pelaksanaan booster ditujukan lansia dan masyarakat rentan," terang dia.

BACA JUGA: BPOM Beri Izin 5 Jenis Vaksin Booster, Pakar: Bisa Kurangi Risiko Gejala Omicron

Pelaksanaan vaksinasi pada hari pertama ini diberikan kepada 50 orang, yang terdiri dari dua gelombang. Dimana gelombang pertama berjumlah 30 orang dan menyusul lainnya setelah gelombang satu selesai.

"Untuk vaksin booster, yang tersedia pfizer dan astra zeneca, yang ada di Dinkes 60-70 ribu dosis," papar dia.

BACA JUGA: Ada Praktik Vaksin Booster Ilegal di Surabaya, Polri Turun Tangan

Nantinya, kata Husnul, pelaksanaan vaksinasi booster akan dilakukan di fasilitas layanan kesehatan lainnya.

"Untuk alur vaksinasi, seperti vaksin sebelumnya, mulai registrasi, screening vaksinasi, observasi dan cetak kartu vaksinasi," kata dia.

Husnul menambahkan, untuk vaksinasi dosis ketiga, akan langsung tertera pada aplikasi PeduliLindungi.

BACA JUGA: Studi Israel: “Booster” Pfizer Melindungi dari Omicron

"Setelah peserta vaksinasi mendapatkan booster, maka kartu vaksinasi akan ada di aplikasi tersebut," tandas dia.

Sementara itu, eks Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto mengaku sangat antusias mengikuti vaksinasi booster tersebut.

"Pasca vaksin, rasanya tidak sakit sama sekali. Semoga ini menjadi penambah imun tubuh agar tidak terpapar Covid-19," kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Wasto juga mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster.

"Bisa datang ke fasilitas layanan kesehatan untuk dapat vaksin booster. Semoga bisa menambah imun tubuh dan sehat semuanya," pungkas dia.(nda)