Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalUrai Macet Kota Malang, Kendaraan Roda Dua Bakal Diizinkan Melintas di Fly...

Urai Macet Kota Malang, Kendaraan Roda Dua Bakal Diizinkan Melintas di Fly Over

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Kondisi lalu lintas Kota Malang semakin hari kian padat. Sehingga, kerap terjadi kemacetan di beberapa titik. Untuk mengurai kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menggagas rencana untuk mengizinkan kendaraan roda dua melintas di Fly Over.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Dalam mengkaji rencana tersebut, Dishub Kota Malang akan menggandeng Satlantas Polresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembahasan atas rencana tersebut.

BACA JUGA: Urai Macet, Pemkot Malang Siapkan Pembangunan Jalan Tembusan Exit Tol

Namun, rencana itu harus digodok secara matang. Karena pertimbangan yang utama adalah mencegah adanya penumpukan kendaraan di sisi Fly Over.

“Memang kami sudah merencanakan agar kendaraan roda dua bisa melintas di Fly Over. Ini juga masih perlu kami siapkan, kemudian juga kami masih akan mengecek kondisi jalan apakah memungkinkan,” terang dia, Rabu (27/10/2021).

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono menjelaskan, kemungkinan besar rencana itu bisa terealisasi dalam waktu dekat. Mengingat, jumlah kendaraan roda dua di Kota Malang sudah cukup banyak, tetapi tidak diimbangi dengan perluasan atau penambahan jalan.

BACA JUGA: Meresahkan Masyarakat, Satlantas Polresta Malang Kota Geber Operasi Knalpot Brong

“Tujuan utamanya adalah mengurai kemacetan, sekalian kami buat agar layak. Karena dari pantauan kami bersama Satlantas Polresta Malang Kota, juga masih banyak roda dua yang nekat melanggar aturan larangan melintasi Fly Over,” papar dia.

Selain rencana pembukaan akses Fly Over secara legal untuk pengendara roda dua, pihaknya juga merencanakan pemasangan speed trap. Hal itu untuk mengontrol kecepatan pengendara, serta mencegah pengguna jalan berkendara secara ugal-ugalan.

“Kami bekerja sama dengan Satlantas Polresta Makota untuk penerapannya. Kami juga masih mempertimbangkan efek getaran ketika kendaraan berat melindas speed trap,” ungkap dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mendukung penuh seluruh rencana dan inovasi tersebut. Salah satunya, dengan mendukung pemasangan speed trap di sejumlah titik jalan.

“Untuk speed trap, kami rencanakan dipasang di Jalan Besar Ijen karena sering digunakan sebagai trek balap liar. Kemudian, kami juga usulkan untuk dipasang di Jalan Ahmad Yani. Ini semua adalah upaya, agar pengguna jalan tidak kebut-kebutan dan bisa mewujudkan kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara di jalanan Kota Malang,” tandas dia.(nda/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR