Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsRegionalUMK Surabaya Diusulkan Naik Menjadi Rp4,7 Juta Per Bulan pada 2022

UMK Surabaya Diusulkan Naik Menjadi Rp4,7 Juta Per Bulan pada 2022

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Perwakilan serikat pekerja mengusulkan upah minimum kota (UMK) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, naik dari Rp4,3 juta menjadi Rp4,7 juta per bulan pada 2022, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Di Surabaya, Sabtu, dia mengatakan bahwa perwakilan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Surabaya menyampaikan usul kenaikan UMK tersebut kepada Wali Kota Surabaya pada Jumat (26/11).

BACA JUGA: Menilik Kinerja Eri-Armuji Hadapi Pandemi hingga Pulihkan Ekonomi di Surabaya

Ia mengatakan bahwa dalam pertemuan itu SPSI Surabaya mengusulkan upah pekerja perusahaan terbuka naik lima persen. Upah pekerja perusahaan besar dengan modal dari dalam negeri naik 7,5 persen. Dan upah pekerja perusahaan besar dengan modal asing naik sembilan persen dari UMK tahun ini.

BACA JUGA: DPRD Minta Jembatan Bambu Wonorejo Surabaya Direvitalisasi

Sedangkan upah pekerja sektor usaha mikro, kecil, dan menengah diusulkan disesuaikan dengan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja.

BACA JUGA: UMK Surabaya Diusulkan Hingga Rp4,7 Juta Per Bulan Pada 2022

“Itu usulan dari teman-teman dewan pengupahan serikat pekerja. Kewenangan UMK sepenuhnya ada di gubernur, kewenangan wali kota/bupati sekadar mengusulkan dan merekomendasikan,” kata Zaini.

BACA JUGA: Pelayanan Prima Jadi Tolok Ukur Kesuksesan Direksi Baru PDAM Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan bahwa Asosiasi Pengusaha Indonesia Surabaya mengusulkan UMK 2022 nilainya sekitar Rp4,3 juta per bulan.

BACA JUGA: Resmi Cerai dengan Reza Zakarya, Valda Alviana Bilang Gini

Sedangkan SPSI Surabaya, menurut dia, mengusulkan penetapan upah bulanan sekitar Rp4,3 juta untuk pekerja perusahaan lokal, sekitar Rp4,6 juta untuk pekerja perusahaan terbuka. Dan sekitar Rp4,7 juta untuk pekerja perusahaan dengan modal asing.

“Insya Allah segera kami kirim usulan ke Gubernur Jatim,” kata Wali Kota.(eky)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Sepucuk Surat untuk Ibu dan Bapak dari Syifa

NUSADAILY.COM – NGAWI – Hati orang tua mana yang rela kehilangan anak kandungnya.Seorang ayah di Ngawi mengalami hal yang menyayat hati itu. Pikiran kalut menimpa...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - SURABAYA - Perwakilan serikat pekerja mengusulkan upah minimum kota (UMK) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, naik dari Rp4,3 juta menjadi Rp4,7 juta per bulan pada 2022, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini.

Di Surabaya, Sabtu, dia mengatakan bahwa perwakilan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Surabaya menyampaikan usul kenaikan UMK tersebut kepada Wali Kota Surabaya pada Jumat (26/11).

BACA JUGA: Menilik Kinerja Eri-Armuji Hadapi Pandemi hingga Pulihkan Ekonomi di Surabaya

Ia mengatakan bahwa dalam pertemuan itu SPSI Surabaya mengusulkan upah pekerja perusahaan terbuka naik lima persen. Upah pekerja perusahaan besar dengan modal dari dalam negeri naik 7,5 persen. Dan upah pekerja perusahaan besar dengan modal asing naik sembilan persen dari UMK tahun ini.

BACA JUGA: DPRD Minta Jembatan Bambu Wonorejo Surabaya Direvitalisasi

Sedangkan upah pekerja sektor usaha mikro, kecil, dan menengah diusulkan disesuaikan dengan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja.

BACA JUGA: UMK Surabaya Diusulkan Hingga Rp4,7 Juta Per Bulan Pada 2022

"Itu usulan dari teman-teman dewan pengupahan serikat pekerja. Kewenangan UMK sepenuhnya ada di gubernur, kewenangan wali kota/bupati sekadar mengusulkan dan merekomendasikan," kata Zaini.

BACA JUGA: Pelayanan Prima Jadi Tolok Ukur Kesuksesan Direksi Baru PDAM Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan bahwa Asosiasi Pengusaha Indonesia Surabaya mengusulkan UMK 2022 nilainya sekitar Rp4,3 juta per bulan.

BACA JUGA: Resmi Cerai dengan Reza Zakarya, Valda Alviana Bilang Gini

Sedangkan SPSI Surabaya, menurut dia, mengusulkan penetapan upah bulanan sekitar Rp4,3 juta untuk pekerja perusahaan lokal, sekitar Rp4,6 juta untuk pekerja perusahaan terbuka. Dan sekitar Rp4,7 juta untuk pekerja perusahaan dengan modal asing.

"Insya Allah segera kami kirim usulan ke Gubernur Jatim," kata Wali Kota.(eky)