Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNewsRegionalTutup Sementara Kafe Apoeng Kheta, Satpol PP Temukan Pakaian Dalam Wanita dan...

Tutup Sementara Kafe Apoeng Kheta, Satpol PP Temukan Pakaian Dalam Wanita dan Sound Bertulis ‘Mitra Polisi’

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Pakaian dalam wanita dan Sound bertulis ‘Mitra Polisi’ Polsek Bluto ditemukan saat giat penutupan Kafe Apoeng Kheta oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Sat Sabhara Polres Sumenep, Selasa 28 September 2021.

Sebelum penutupan Kafe yang terletak di Jln. Sumenep – Pamekasan, Desa Muangan, Saronggi tersebut ditemukan pakaian dalam wanita berupa Buste Hounder (BH) disebuah kamar, lengkap dengan kasur berikut sound dengan tulisan ‘Mitra Polisi’ Polsek Bluto.

Kasatpol PP Sumenep, Purwo Edi Prawito mengungkapkan bahwa penutupan Cafe & Resto tersebut hanya sementara. Sebab, kata dia, ijin dari kafe tersebut sudah mati.

BACA JUGA: Polres Sumenep Tegaskan Tak Ada Room Karaoke di Kafe Apoeng Ketha

“Kafe Apoeng kita adakan penutupan sementara. Karena, ijinnya sudah mati perlu diperpanjang lagi,” ujar mantan Camat Batu Putih itu pada sejumlah media.

Selain itu, kata Purwo, keberadaan kafe itu dianggap meresahkan masyarakat disertai dengan berbagai macam kasus utamanya penyalahgunaan narkotika. Sebab itu, dari hasil rapat bersama Forkopimda diputuskan untuk ditutup sementara.

“Jadi hasil rapat kemarin tanggal 23 September bersama Forkopimda untuk Kafe Apoeng Kheta ditutup sementara,” jelasnya.

Ditanya soal adanya temuan berupa BH dan sound bertuliskan ‘Mitra Polisi’ Polsek Bluto, Purwo tak mau memberikan keterangan lebih lanjut. Pihaknya meminta agar langsung mengkonfirmasi kepada pihak terkait.

“Soal itu bisa langsung nanti ke Pak Kapolsek ya. Yang jelas kafe ini selain tidak diperpanjang juga sudah berubah dari ijin semula (ijin awal,red),” terangnya.

Peringatan Perpanjangan Kerap dilakukan DPMPTSP

Sementara, Kasi Pelayanan Perizinan DPMPTSP Sumenep, Anwar mengaku jika izin Kafe Apoeng Kheta memang sudah berakhir sejak 2018 lalu.

Pihaknya sudah berupaya memberikan peringatan agar ijinnya diperpanjang.

“Kami dalam hal ini bahkan sudah ada tiga kali teguran. Teguran ke satu selama 7 hari, kedua dan ketiga,” katanya.

Bahkan, kata dia, teguran langsung bahkan sudah disampaikan kepada pemiliknya. “Teguran disampaikan langsung kepada pemiliknya, iya itu Pak Hamsuri,”tambahnya.

Untuk saat ini, secara tegas pihaknya mengatakan bahwa memang tidak mengeluarkan ijin khusus karaoke alias room. “Kami hanya mengeluarkan ijin rumah makan atau resto. Soal adanya room karaoke kami tidak tahu,” dalihnya.

BACA JUGA: Polres Sumenep Ancam Tutup Kembali Kafe Apung Kheta Jika Ngotot Buka Room Karaoke

Sekedar informasi, Kafe Apoeng Kheta digerebek oleh polisi pada Senin 20/9/2021 yang lalu, lantaran dijadikan tempat pesta sabu oleh mantan Ketua AKD Bluto berinisial WR.

WR ditangkap bersama seorang wanita muda berinisial RJ sewaktu menikmati barang haram tersebut. Kuat dugaan wanita tersebut merupakan istri siri pria yang juga mantan Kepala Desa Sera Tengah, Kecamatan Bluto itu.

“Iya benar sudah kita amankan. Saat ini masih dalam proses lebih lanjut,” kata Kasatnarkoba Polres Sumenep, IPTU Taufik Hidayat, beberapa waktu lalu. (nam/lna)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Gerakan Gempur Rokok Ilegal yang Digalakkan Bea Cukai Sasar Desa Olean

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Gerakan gempur rokok ilegal (GGRI) yang digalakkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo Bea Cukai Jember serta Kejari menyasar...