Jumat, Juli 8, 2022
BerandaNewsRegionalTerkendala Biaya, Pemilik Warung Sepanjang Jalan Tembus Sarangan: Kami Pinjam di Bank...

Terkendala Biaya, Pemilik Warung Sepanjang Jalan Tembus Sarangan: Kami Pinjam di Bank Jawa Tengah

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Seiring berkembangnya wisata di Magetan, trend-trend baru juga turut serta mengiringin perkembangannya, salah satunya adalah warung yang berjajaran rapi di sepanjang Jalan Sarangan-Cemoro Sewu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Demi memajukan wisata Magetan dan bisnis mereka tentunya, para warung tersebut harus berani membuat inovasi-inovasi terbaru.

Baca Juga: Menikmati Telaga Sarangan dari Rooftop di Warung Sepanjang Jalan Tembus

Mereka rela merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah untuk merenovasi tempat usahanya agar tidak ketinggalan zaman, dengan menambahkan ruang terbuka (rooftop) di atas warung dengan view langsung pemandangan Telaga Sarangan.

“Gak murah untuk buat ini, di atas 100 jutaan. Hasilnya memuaskanlah mas,” aku Sukahman, salah satu pemilik warung.

“Pengunjung nyaman dan mengaku betah lama lama,” lanjutnya.

Baca Juga: Salut, Terdampak PPKM Darurat Driver Speed Boat Telaga Sarangan Pilih Jualan Susu

Ia mengaku paska merenovasi warung dengan menambahkan rooftop kunjungan naik dua kali lipat dari sebelumnya, begitu pula pendapatannya.

Sukahman mengatakan, warungnya ramai saat weekend tiba, namun hingga saat ini kujungan paling banyak terjadi saat libur lebaran kemarin.

“Kalau ramai gitu, lahan parkir yang kurang,” imbuhnya.

Baca Juga: Duh.. Alun-Alun Magetan Dikeluhkan Bau dan Jorok, Siapa Buang Sampah Sembarangan?

Selain lahan parkir, modal usaha juga menjadi permasalahan yang dihadapi para pemilik warung ini. Ia mengatakan bank daerah di Jawa Timur kurang mendukung usaha mereka.

“Jika cair (pinjaman), angkanya kecil tidak sesuai dengan kebutuhan. Rata-rata kami memilih pinjam ke bank di Jawa Tengah,” pungkasnya. (nto/ark)

BERITA KHUSUS

Sampaikan LPJ APBD 2021, Gus Ipul: Jadi Motivasi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Keuangan

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota...

BERITA TERBARU

Chelsea Tawar Cristiano Ronaldo Rp 251 Miliar, MU Segera Beri Jawaban

NUSADAILY.COM - LONDON - Kabar terbaru dari situasi Cristiano Ronaldo yang rumornya mau tinggalkan Manchester United. Chelsea disebut akan tawarkan harga 14 juta Pounds...

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Seiring berkembangnya wisata di Magetan, trend-trend baru juga turut serta mengiringin perkembangannya, salah satunya adalah warung yang berjajaran rapi di sepanjang Jalan Sarangan-Cemoro Sewu.

Demi memajukan wisata Magetan dan bisnis mereka tentunya, para warung tersebut harus berani membuat inovasi-inovasi terbaru.

Baca Juga: Menikmati Telaga Sarangan dari Rooftop di Warung Sepanjang Jalan Tembus

Mereka rela merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah untuk merenovasi tempat usahanya agar tidak ketinggalan zaman, dengan menambahkan ruang terbuka (rooftop) di atas warung dengan view langsung pemandangan Telaga Sarangan.

"Gak murah untuk buat ini, di atas 100 jutaan. Hasilnya memuaskanlah mas,” aku Sukahman, salah satu pemilik warung.

“Pengunjung nyaman dan mengaku betah lama lama,” lanjutnya.

Baca Juga: Salut, Terdampak PPKM Darurat Driver Speed Boat Telaga Sarangan Pilih Jualan Susu

Ia mengaku paska merenovasi warung dengan menambahkan rooftop kunjungan naik dua kali lipat dari sebelumnya, begitu pula pendapatannya.

Sukahman mengatakan, warungnya ramai saat weekend tiba, namun hingga saat ini kujungan paling banyak terjadi saat libur lebaran kemarin.

"Kalau ramai gitu, lahan parkir yang kurang," imbuhnya.

Baca Juga: Duh.. Alun-Alun Magetan Dikeluhkan Bau dan Jorok, Siapa Buang Sampah Sembarangan?

Selain lahan parkir, modal usaha juga menjadi permasalahan yang dihadapi para pemilik warung ini. Ia mengatakan bank daerah di Jawa Timur kurang mendukung usaha mereka.

"Jika cair (pinjaman), angkanya kecil tidak sesuai dengan kebutuhan. Rata-rata kami memilih pinjam ke bank di Jawa Tengah," pungkasnya. (nto/ark)