Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalTak Hanya Karena Senggolan, Korban Pengeroyokan GOR Sidoarjo Sempat Goda Pacar Salah...

Tak Hanya Karena Senggolan, Korban Pengeroyokan GOR Sidoarjo Sempat Goda Pacar Salah Satu Pelaku

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Tiga pelaku pengeroyokan di Kawasan GOR Sidoarjo hingga menyebabkan korban KA tewas ternyata bukan karena bersenggolan motor semata.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi Pada hari Minggu tanggal 24 Oktober 2021 sekitar Pukul 02.30 Wib.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan bahwa ternyata korban KA bersama bersama rekan-rekannya nongkrong di warkop di Komplek GOR Sidoarjo. Kemudian mereka ngobrol dan meminta nomor telepon penjaga warkop tersebut.

BACA JUGA: Seorang Pendekar Dikeroyok Empat Pemuda di GOR Sidoarjo hingga Tewas

Sedangkan salah satu pelaku yang mengaku sebagai pacar dari penjaga warkop tersebut juga tengah nongkrong di tempat yang sama.

Diselimuti rasa cemburu, kemudian terjadi cek-cok. Dari percekcokan tersebut tersangka WPR terjatuh. Lalu mengatakan ‘Enteni Kene Aku Tak Balik (tunggu di sini aku kembali)’.

“Tak berselang lama, tersangka ini datang bersama teman-temannya mendatangi korban yang sedang duduk di atas motornya dan langsung memukul korban dengan gitar dan tangan kosong,” katanya saat ungkap kasus di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (26/10/2021).

Usai dikeroyok, Korban KA sempat dibawa pulang ke kosnya. Namun kondisinya semakin memburuk kemudian korban dibawa ke rumah sakit. Namun nahas nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Polresta Sidoarjo masih berhasil menangkap tiga orang tersangka dengan inisial WP, ABP dan DM. Sedangkan tiga orang lainnya masih buron atau masuk DPO (Daftar Pencarian Orang).

BACA JUGA: Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI AL di Terminal Bungurasih Diancam 9 Tahun Penjara

“Tidak menutup kemungkinan, tersangkanya masih akan bertambah lagi, karena mereka datangnya bergerombol,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka ini dikenakan pasal Pasal 170 ayat 2 ke–3e KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (ful/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR