Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalTak Ada Stimulus untuk IKM dan UKM Terdampak Pandemi

Tak Ada Stimulus untuk IKM dan UKM Terdampak Pandemi

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Siap-siap gulung tikar UKM dan IKM Magetan akibat dampak pandemi COVID-19. Seperti usaha sandal kulit Jejeruk di Desa Candirejo yang selama ini menjadi Ikon Kota Magetan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Tidak ada lagi aktifitas perajin akibat sepinya pembeli maupun pesanan, setelah sentra penjualan di Jalan Sawo Magetan tersebut tutup. Ditambah lagi seluruh Lokasi Wisata tutup yang selama ini sebagai tempat pemasaran produk sandal kulit ini. Pesanan online yang tidak seberapa tak mampu menopang ekonomi mereka.

Ditambah seluruh Loaksi Wisata tutup yang selama ini sebagai tempat pemasaran produk sandal kulit ini. Pesanan online yang tidak seberapa tak mampu menopang ekonomi mereka.

BACA JUGA: Kembang Kempis Nasib IKM Sandal Kulit Jejeruk Magetan

Dari pantauan nusadaily.com, saat ini nafas mereka Senin-Kemis untuk tetap bertahan. Para perajin sandal kulit ini berharap kepada pemerintah untuk hadir ditengah kesulitan mereka. Para perajin juga berharap ada bantuan stimulus ataupun pinjaman lunak, agar mereka bisa tetep bertahan sebagai pengerak ekonomi.

perajin IKM magetan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sucipto

Hal ini sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sucipto, Kamis, 14 Agustus 2020 usai rapat Banggar di Kantor DPRD, bahwa tidak ada bantuan seperti itu.

Pemasaran Online

Pihaknya mengaku sudah mendorong para IKM dan UKM di Magetan untuk pandai-pandai mencari peluang. Dengan cara memasarkan produknya secara online, karena seluruh UKM dan IKM terdampak pandemi COVID-19 saat ini.

“Tidak ada bantuan stimulus atau pinjaman lunak saat ini dinasnya. Yang ada hanya program-program bantuan pemasaran produk mereka,” ujar Sucipto.

Disinggung soal adanya Belanja Tidak Tetap (BTT) sebesar Rp 1,8 Milyar yang dicadangkan Dinas Koperasi dan UMKM setempat untuk dampak COVID-19 pada pemulihan ekonomi yang hingga saat ini belum diserap sama sekali.

“Silahkan mengajukan proposal nanti akan kami fasilitas,” paparnya.

Untuk diketahui, Pemkab Magetan juga mencadangkan dana sebesar Rp 152 Milyar, untuk penanganan warga yang terdampak COVID-19. Hingga saat ini baru terserap 2,5 persen selama 5 bulan terakhir.

“Dinas Koperasi dan UMKM Magetan ada Rp 1,8 Milyar untuk stimulus pelaku UMKM terdampak COVID-19, namun belum digunakan sama sekali,” lanjut Sucipto.

Kepala Dinas Koperasi, Parminto, saat dimintai keterangan soal ngangurnya dana refokusing untuk UMKM terdampak COVID-19 tersebut, mengaku saat ini dirinya masih bingung mekanisme penyerapannya.

“Masih mencari aturan pemanfaatannya, memang belum dimanfaatkan sama sekali untuk stimulus UMKM terdampak COVID-19,” terangnya.

Penanganan Terdampak Buruk

Sementara itu, Direktur LSM Magetan Center, Beni Ardi mengkritik penanganan dampak COVID-19 di Magetan terbilang buruk.

Program Pemerintah Pusat dengan Daerah tidak sejalan. Ini yang semestinya menjadi prioritas utama kerja agar resesi tidak terjun bebas.

” Presiden menginstruksi untuk membantu IKM dan UKM sebagai pengerak ekonomi, pertumbuhan ekonomi berputar, agar resesi tidak terjun bebas,” terangnya.

Ia menyayangkan sikap pemerintah Mageta yang terkesan hanya mengutamakan penanganan covid, sedang dampak ekonomi tidak berjalan. Sehingga banyak sektor IKM UKM tidak tersentuh bantuan sama sekali. Jika tidak segera dupulihkan IKM UMKM Magetan bakal bangkrut semua.

Pemerintah terkesan sayang dengan duit rakyat yang dicadangkan untuk covid diberikan kepada rakyat untuk pemulihan ekonomi, pemerintah terkesan membiarkan menjadi silpa.

Beni mewakili masyarakat terdampak meminta kepada Pemerintah Magetan untuk segera membantu IKM dan UKM terdampak, agar roda perekonomian berputar, ada transaksi jual beli. “Agar resesi Indonesia tidak terus terjun bebas. Segera mensinergikan program pusat dengan program di daerah tentang batuan stimulus untuk para IKM dan UMKM,” pungkas Beni.(nto)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily