Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaNewsRegionalSusul Cabai dan Bawang Merah, Harga Telur di Lumajang Tembus Rp23 Ribu

Susul Cabai dan Bawang Merah, Harga Telur di Lumajang Tembus Rp23 Ribu

NUSADAILY.COM – LUMAJANG – Harga kebutuhan pokok semakin hari semakin meningkat. Usai cabai dan bawang merah, kali ini harga telur ayam juga ikut-ikut naik.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Berbeda dengan harga cabai yang naik akibat stok yang terbatas, kenaikan harga telur justru dipicu tingginya permintaan konsumen jelang bulan Ramadan. 

Baca Juga: Harga Telur Ayam Naik, Mentan: Masih Wajar

Menurut Inayah Tulus Muawanah (32), salah satu grosir dan pedagang eceran telur di Jalan Kamari Sampurna, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kenaikan harga telur ini sudah terjadi dalam tiga hari terakhir. 

“Beberapa hari yang lalu, harga masih Rp19 ribu, tapi tiap hari naik hingg tembus Rp23 ribu,” kata Inayah ditemui di kiosnya, Selasa (8/3/2022). 

Baca Juga: Harga Telur Anjlok, Peternak Kota Malang Terancam Gulung Tikar

Bagi Inayah, kenaikan harga telur jelang bulan Ramadan ini adalah suatu hal yang biasa dan selalu terjadi setiap tahunnya.

Namun begitu, Inayah mengaku bisa bernafas lega, karena pasokan dari distributor masih lancar. Setiap hari, setidaknya 1 kwintal telur selalu habis tak tersisa. 

Baca Juga: Harga Telur dan Minyak Goreng di Pasar Raya Padang Alami Kenaikan

“Meskipun harganya naik, omzet penjualan tetap stabil. Hanya saja untuk pelanggan eceran yang berkurang,” kata Inayah. 

Menurut Inayah, kenaikan harga telur ini akan terus terjadi hingga menjelang lebaran tiba, seiring terus meningkatnya kebutuhan masyarakat. 

“Pengalaman yang sudah-sudah, harga akan terus naik hingga tembus angka Rp27 ribu per kilogram. Tapi mudah-mudahan tahun ini tidak terjadi, kasihan masyarakat,” ungkapnya. 

Baca Juga: Kolaborasi Byoode dan JD Eleven Telurkan Single Cinta Ramadan

Keluh Konsumen

Sementara itu, para pembeli salah satunya Sriyatun warga Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang mengeluhkan soal kenaikan harga telur ayam tersebut.

Pasalnya, di saat pandemi seperti ini harga sejumlah kebutuhan pokok satu-persatu mengalami kenaikan. 

“Sebagai rakyat kecil, kami yang sudah dibuat susah pandemi yang belum berakhir. Kini dihadapkan kenaikan harga sembako, ya minyak goreng, cabai, bawang dan kini telur,” keluhnya.

Warga berharap, pemerintah lebih serius menangani permasalahan semua harga kebutuhan pokok, agar tidak kian membebani masayarakat terutama mereka yang berpenghasilan rendah

“Ya harapannya segera ditangani lah sama pemerintah. Kasihan kami ini rakyat kecil,” pungkasnya. (hud/ark)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Gedung Sekolah Disegel Pemilik Lahan, Guru dan Siswa Banyuwangi Terlantar

NUSADAILY.COM - BANYUWANGI - Gedung MTs (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah) Yayasan Darul Huda yang terletak di Jalan Kh Agus Salim, Dusun Krajan,...