Minggu, September 25, 2022
BerandaNewsRegionalSumur Bor Warga Sumenep Semburkan Lumpur Mirip Gas, ESDA: Jangan Dekatkan Api

Sumur Bor Warga Sumenep Semburkan Lumpur Mirip Gas, ESDA: Jangan Dekatkan Api

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Sumur bor milik Horri (45) seorang warga Dusun Lubulu Desa Gunung Kembar Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep Jawa Timur tiba-tiba mengeluarkan semburan lumpur mirip gas.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Menurut keterangan Mulyadi (27) yang tak lain merupakan keponakan Horri menjelaskan bahwa sumur bor tersebut sebenarnya untuk kebutuhan air minum dan meyiram tanaman cabai.

Akan tetapi, kata Mulyadi saat galian mencapai 60 meter, sumber air masih kecil, sehingga berencana akan ditambah kedalaman sumur bor tersebut.

“Kan ditambah lagi 30 meter itu, lah tiba-tiba keluar semburan air lumpur. Akhirnya dihentikan,” kata Mulyadi, Senin 05 Oktober 2020.

Lebih lanjut, Mulyadi menjelaskan bahwa ketinggian semburan ditaksir mencapai sekitar 2 meter dari permukaan tanah. Bahkan, sampai menjalar ke atap rumah pamannya. “Semburan itu baunya menyengat seperti belerang bahkan sampai ke atap rumah,” jelasnya.

Karena keadaan tersebut, akhirnya pihaknya menginformasikan kejadian tersebut kepada aparat desa. Lalu, kemudian pihaknya juga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Kecamatan (Polsek) Manding.

Sementara, Kapolsek Manding, Iptu Syaifuddin menjelaskan bahwa aktifitas pengeboran tersebut sudah berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.

“Sudah kami hentikan khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada pemilik rumah sehingga kami juga perintahkan rumah itu agar dikosongi sementara waktu,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh nusadaily.com.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian akhirnya berkoordinasi dengan Pemkab Sumenep untuk menangani persoalan semburan lumpur gas tersebut.

“Kami langsung koordinasi dengan pihak Pemkab, yakni bagian ESDA untuk mengetahui kandungan semburan, agar dapat diambil langkah tindakannya,” jelasnya.

Tinjauan ESDA Pemkab Sumenep

Kepala Bidang Energi Sumber Daya Alam (ESDA) Pemkab Sumenep, M. Sahlan bersama jajaran meninjau langsung ke lokasi pengeboran sumur yang mengeluarkan lumpur.

Berdasarkan keterangan dari warga setempat, bahwa salah seorang masyarakat sempat mengambil air mirip lumpur itu kemudian disulut dengan api.

“Ini kan barang berbahaya. Jadi, jangan coba-coba mendekatkan api ke lokasi, iya hasilnya berkobar tadi pas dicoba itu,” jelasnya Sahlan.

“Makanya warga jangan coba-coba lagi lah, saya minta gak usah dicoba-coba,” tambahnya.

pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan tim ahli dari Provinsi Jatim dan Badan Geologi. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat para ahli bisa datang ke sini dan mampu menenangkan masyarakat, itu yang utama,” terangnya.

Menurutnya, pihaknya menduga kandungan yang terdapat dalam semburan air lumpur tersebut dapat menggangu kesehatan.

“Tadi sudah video call dengan Pak Oni yang membidangi masalah seperti ini di ESDA Provinsi. Beliau minta agar sementara waktu jangan ada api yang mendekati ke lokasi ini,” bebernya.

Meski demikian, saat ini pihaknya tidak bisa memastikan kandungan yang ada dalam semburan air mirip lumpur tersebut. “Saya pengen para ahli itu langsung turun ke lapangan dan mengamati sendiri. Seperti dulu yang di Batang-batang kami ambil sampel airnya dan dibawa ke Provinsi,” pungkasnya.

Sekedar informasi, di sekitar lokasi sumur saat ini sudah dipasang garis polisi (Police Line). Selain itu, sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, semburan air tersebut dialirkan melalui pipa panjang menuju areal pembuangan di sebelah utara pemilik rumah. (nam)

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Awas! Topan “Aolu” ke Arah Barat, Hainan China Bakal Hadapi Hujan dan Angin Kencang

NUSADAILY.COM-HAINAN- Topan “aolu” akan mendekat ke arah barat. Hainan berdasarkan perkiraan akan menghadapi angin kencang dan hujan. Selain itu, Jiangnan dan China Selatan akan...