Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaNewsRegionalSudah Jatuh Tertimpa Tangga, Bantuan Tidak Turun, Tanaman Tembakau Terserang Hama

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Bantuan Tidak Turun, Tanaman Tembakau Terserang Hama

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Usai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tidak turun kepada para petani tembakau, penderitaan petani tembakau Magetan masih belum berakhir. Pasalnya tanaman tembakau miliknya mati akibat terserang hama munus selama tiga musim ini.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Baca Juga: Maksa Hadir dalam Sosialisasi DBHCHT di Gunung Blego, Bupati Magetan Nyaris Pingsan

Seperti yang dialami Bejo Eko Winarto (51), petani tembakau, warga di Desa Bedagung, Panekan yang hampir separoh lahan tembakaunya mati terserang munus.

“Hama membusukkan akar, menjalar ke batang, membuat daun layu, kering dan akhirnya mati,” ujarnya.

Baca Juga: Kabupaten Malang Terima Rp 80 Milliar untuk DBHCHT Tahun 2021

Ia mengatakan, tembakau miliknya sebagian daun mengering dan yang hijau layu. Selain panen merosot, harga jual tembakau juga anjlok akibat daunnya menipis.

“Sekitar empat hektare tembakau rusak. Daripada rugi lebih banyak, kami ambil daun yang sudah kering. Tapi ya gitu, bobotnya tidak ada karena daunnya tipis,” kata Bejo ditemui di kebunnya, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: PT. HAN Ngoro Ludes Terbakar, Diduga Percikan Api Limbah Gagang Tembakau

Bejo menuturkan, harga daun tembakau basah hanya Rp5.000 per kilogram, jika kualitas bagus bisa mencapai Rp7.000. Para petani di Desa Bedagung jarang menjual tembakau kering rajang karena tak memiliki alat.

Sehingga, saat musim panen seperti saat ini, pengepul biasanya memborong daun tembakau mereka yang kemudian dibawa ke Temanggung untuk dirajang.

Baca Juga: Ini Jumlah DBHCHT yang Diterima Disnaker Magetan

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU