Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaNewsRegionalSoal Munculnya Varian Baru Covid-19, dr Fauqa: Tetap Waspada Tidak Perlu Paranoid...

Soal Munculnya Varian Baru Covid-19, dr Fauqa: Tetap Waspada Tidak Perlu Paranoid atau Panik

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Pandemi Covid-19 yang tengah melanda seluruh penjuru Indonesia menjadikan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam hal kesehatan. Tidak hanya itu, ketakutan dan paranoid terhadap virus terus saja menjadi polemik di tengah masyarakat.

Pada kesempatan Webinar yang bertajuk “Varian Baru Covid-19 dan Efektifitas Vaksin” yang digelar oleh Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) tersebut berlangsung secara daring atau online dan diikuti oleh ratusan peserta baik dari nakes, relawan, guru, akivis sosial dan masyarakat umum.

Dokter Penanggung Jawab Pasien RSLI dr. Fauqa Arinil Aulia, Sp.PK saat hadir sebagai pembicara mengatakan bahwa mutasi virus sangatlah normal terjadi di berbagai virus. Perubahan yang terjadi pada materi genetik (RNA) ketika virus bereplikasi.

BACA JUGA: Temukan Varian Baru COVID-19, RSLKI Kirim Puluhan Sampel ke Unair

Ia juga memaparkan jika virus akan terus mengalami adaptasi dalam proses seleksi alam dan juga mengalami evolusi sehingga lebih mudah beradaptasi dibandingkan dengan varian aslinya.

“Intinya adalah semakin banyak beredar dan berpindah inang, semakin banyak pula virus dapat berubah. Yang perlu diperhatikan dan dicermati tentang bahaya dari mutasi virus yaitu apabila terjadi perubahan karakteristik virus akibat mutasi, yakni : Transmisi lebih cepat, Derajat keparahan penyakit lebih berat, Efektivitas vaksin menurun, Kemampuan dideteksi oleh alat diagnostik menurun, serta munculnya gangguan aktivitas sosial masyarakat,” papar dr. Fauqa.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa sesuai penamaan rekomendasi dari WHO (untuk menghindari stigmatisasi pada negara asal varian atau warganya) yakni menggunakan alphabet Yunani, beberapa yang termasuk dalam Varian of Concern (VoC) yakni Alpha, Beta, Gamma,Delta. Sedangkan yang merupakan Varian of Interst (VoI) diantaranya Eta, Iota, Kappa, Lambda, Mu.

BACA JUGA: Dokter: Terapkan Prokes dan Jaga Kesehatan Imun Hadapi Varian Baru COVID-19

Varian Mu sendiri dideteksi di Colombia, ditemukan Januari 2021. Juli-Agustus 2021 WHO menyatakan menyatakan sebagai Varian of Interest(VoI) Penyebarannyasudah ada di Amerika serikat, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia. Hingga saat ini belum ditemukan di Indonesia.

Terhadap semua varian Covid-19 yang mungkin muncul di Indonesia, dr. Fauqa menyatakan supaya masyarakat tidak perlu terlalu khawatir.

“Tetap melakukan protokol kesehatan 6M dengan baik dan konsisten, tidak perlu paranoid, tetap ikhtiar dan berdoa. Semoga varian apapun dan bagaimanapun dapat diatasi dengan baik” harap dr. Fauqa.(jar/lna)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...