Kamis, September 29, 2022
BerandaNewsRegionalSistem Belajar Daring Dinilai Kurang Efektif, Ini Kata Mahasiswa Sumenep

Sistem Belajar Daring Dinilai Kurang Efektif, Ini Kata Mahasiswa Sumenep

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM—SUMENEP – Kebijakan pemerintah dengan menerapkan sistem daring di masa pandemi Covid-19 ini dirasa kurang efektif.

Hal itu diungkapkan seorang Mahasiswi STIP Sumenep, Syafira Azmi Nabila bahwa pendidikan sejatinya lebih efektif secara tatap muka.

Sebab, lanjut Syafira, terdapat beberapa kendala seperti, jaringan, kuota internet dan lain-lain. “Untuk memahami materi tentu lebih mudah dipahami secara bertatap muka,” ungkap Syafira.

Selain itu, Syafira mengaku bahwa manejemen pendidikan ditenggah Pandami sedikit mengurangi intraksi dengan dosen.

“Komunikasi Dosen dan guru sedikit berkurang meskipun sudah ada wadah melalui group Whatsaap,” ucapnya sambil senyum.

Gadis asal Sumenep ini baru mengenyam pendidikan di Perguruan tinggi, namun harus dihadapkan dengan sistem daring. Menurutnya, untuk memahami sebuah materi apalagi jurusan farmasi perlu ada intraksi dan komunikasi yang baik untuk cepat memahami materi.

“Namun untuk mengatasi tersebut kita mengambil inisiatif sendiri dengan pergi keperpustakaan mencari refrensi serta dengan cara belajar secara kelompok,” terangnya.

Dirinya berharap pemerintah segara menjawab persoalan ini karena baginya pendidikan kunci sebuah negara dikatakan maju ketika Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sangat tinggi.

Seperti diketahui, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup. IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan.

“Pemerintah segara memperbaiki sistem pendidikan ditengah masa pandemi. Semoga Covid segara berakhir,” pungkasnya.(nam/aka)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Tarif 4 Jalan Tol Ini Bakal Naik, Ada Tangerang-Merak hingga Pandaan-Malang

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak empat jalan tol kelolaan PT Astra Infrastruktur bakal naik tarifnya dalam waktu dekat. Sebanyak empat ruas jalan tol tersebut...