Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNewsRegionalSinergi PWI Gresik - AKD Gelar Workshop Tangkal Wartawan Abal-abal

Sinergi PWI Gresik – AKD Gelar Workshop Tangkal Wartawan Abal-abal

NUSADAILY.COM – GRESIK – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik menggandeng Dewan Pers memberikan sosialiasasi kode etik jurnalistik kepada Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kabupaten Gresik. Tujuannya, agar seluruh kepala desa di Gresik terhindar dari wartawan abal-abal yang merugikan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Lokakarya Jurnalistik akan digelar di hotel berbintang Aston Inn pada Senin (8/8/2022). Dihadiri lansung Dewan Pers, AKD, Polres Gresik dan Kejari Gresik.

Kegiatan ini digelar atas banyaknya keluhan di era kebebasan informasi.

BACA JUGA: Wartawan Bodrek Peras Gay di Ponorogo, Sudah Beraksi 4 Kali

Saat ini banyak orang berbondong-bondong mendirikan perusahaan pers. Menurut data Dewan Pers, pada tahun 2020 saja ada 47 ribu media. Terdiri dari 43.300 media online dan 3.000 media cetak.

Adapun yang tercatat media profesional yang lolos terverifikasi hanya 1.461 perusahaan pers.

Di Kabupaten Gresik masih banyak media dan wartawan abal-abal yang meresahkan. Perilakunya tidak sesuai norma dan kode etik jurnalistik. Salah satu contohnya, wartawan yang menggunakan kartu identitas sesuai kebutuhan, tidak tersertifikasi dewan pers.

Wartawan tersebut biasanya tidak memiliki kemampuan jurnalistik yang mumpuni. Mereka datang secara rombongan dan kebanyakan berasal dari luar kota.

Mereka bakal meminta uang dalam jumlah tertentu jika tidak keperluannya tidak dipenuhi. Kerap kali melakukan ancaman, hingga pemerasan terhadap narasumber.

Ancamannya tersebut berupa laporan ke kantor polisi hingga tekanan lainnya. Paling banyak menyasar para kepala desa, kepala sekolah, kalangan pengusaha dan pejabat di lingkungan Pemkab Gresik.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Melihat Ancaman ‘Kiamat’ Baru di China

NUSADAILY.COM – BEIJING - Bukan hanya menghadapi masalah tingkat kelahiran yang rendah, China kembali menghadapi masalah baru. Negara itu menghadapi kekeringan dan gelombang panas,...