Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsRegionalSerikat Pekerja Terima UMK 2021 Kota Batu Naik Rp 25 Ribu

Serikat Pekerja Terima UMK 2021 Kota Batu Naik Rp 25 Ribu

NUSADAILY.COM -KOTA BATU– Besaran upah minimum kabupaten/kota di Jawa Timur ditetapkan melalui SK Gubernur Jatim nomor 188/538/KPTS/013/2020 tentang UMK 2021. Ada kenaikan sebesar Rp 25 ribu yakni dari Rp 2.794.801 menjadi Rp 2.819.801 pada UMK Kota Batu tahun 2021.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Meski terbilang kecil, kenaikan itu disambut baik serikat pekerja. Ketua SPSI Kota Batu, Purtomo menerima keputusan naiknya UMK senilai Rp 25 ribu. Hal itu lebih baik dibanding tetap seperti UMK 2020.

“Kami syukuri saja dari pada tak ada kenaikan sama sekali. Ingin naik segitu saja sudah sulit sekali. Kami harus bolak balik ke Surabaya menggempur Gubernur agar mau menaikkan UMK Kota Batu,” ungkap Purtomo dilansir Nusadaily.com.

Keputusan gubernur tersebut menggugurkan keinginan Apindo Kota Batu yang memilih untuk bertahan seperti UMK tahun 2020. Apindo akan memilih melakukan penangguhan upah menyikapi kebijakan gubernur terkait UMK 2021.

Menanggapi penangguhan upah yang diajukan Apindo, Purtomo tak ingin hal itu dilakukan karena besaran kenaikan tak terlalu signifikan. Menurutnya, hanya akan menambah masalah baru saja jika Apindo mengingikan penangguhan upah.

Apalagi kenaikan yang ditetapkan hanya sebesar Rp 25 ribu. Selain itu melakukan penangguhan juga memerlukan proses yang tak mudah. Ada berbagai macam persyaratan yang harus dipenuhi.

“Itu kalau penangguhannya diterima. Karena saat ini kalau mengacu kepada aturan sudah tak ada penangguhan. Sekali lagi kami menegaskan adanya penangguhan akan menyebabkan masalah tanpa sebab,” tandasnya. (wok/wan)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Usung Pembelajaran Bahasa, Sosial dan Budaya dalam MBKM, UM Gelar Seminar Nasional

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam rangka menyukseskan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya bidang pembelajaran bahasa, sastra dan budaya. Departemen Sastra Jerman Universitas...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM -KOTA BATU- Besaran upah minimum kabupaten/kota di Jawa Timur ditetapkan melalui SK Gubernur Jatim nomor 188/538/KPTS/013/2020 tentang UMK 2021. Ada kenaikan sebesar Rp 25 ribu yakni dari Rp 2.794.801 menjadi Rp 2.819.801 pada UMK Kota Batu tahun 2021.

Meski terbilang kecil, kenaikan itu disambut baik serikat pekerja. Ketua SPSI Kota Batu, Purtomo menerima keputusan naiknya UMK senilai Rp 25 ribu. Hal itu lebih baik dibanding tetap seperti UMK 2020.

"Kami syukuri saja dari pada tak ada kenaikan sama sekali. Ingin naik segitu saja sudah sulit sekali. Kami harus bolak balik ke Surabaya menggempur Gubernur agar mau menaikkan UMK Kota Batu," ungkap Purtomo dilansir Nusadaily.com.

Keputusan gubernur tersebut menggugurkan keinginan Apindo Kota Batu yang memilih untuk bertahan seperti UMK tahun 2020. Apindo akan memilih melakukan penangguhan upah menyikapi kebijakan gubernur terkait UMK 2021.

Menanggapi penangguhan upah yang diajukan Apindo, Purtomo tak ingin hal itu dilakukan karena besaran kenaikan tak terlalu signifikan. Menurutnya, hanya akan menambah masalah baru saja jika Apindo mengingikan penangguhan upah.

Apalagi kenaikan yang ditetapkan hanya sebesar Rp 25 ribu. Selain itu melakukan penangguhan juga memerlukan proses yang tak mudah. Ada berbagai macam persyaratan yang harus dipenuhi.

"Itu kalau penangguhannya diterima. Karena saat ini kalau mengacu kepada aturan sudah tak ada penangguhan. Sekali lagi kami menegaskan adanya penangguhan akan menyebabkan masalah tanpa sebab," tandasnya. (wok/wan)