Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaNewsRegionalSemeru Mereda, Warga Diimbau Tetap Waspada

Semeru Mereda, Warga Diimbau Tetap Waspada

NUSADAILY.COM – LUMAJANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengimbau kepada warga di sekitar lereng Semeru agar tetap waspada meskipun aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mulai landai.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi menjelaskan, beberapa hari terakhir aktivitas Gunung Semeru sudah menunjukkan penurunan. Meski demikian, pihaknya belum menurunkan status siaga Gunung Semeru.   

Baca Juga: Bupati Lumajang Interogasi Langsung Tersangka Penendang Sesajen Semeru

“Masih ada dua sampai tiga kali letusan kecil setiap hari dengan ketinggian 400 meter,” jelas Patria.

Selain itu, Patria juga menuturkan, curah hujan tinggi di lereng Semeru juga penyebab sering terjadi banjir lahar dingin di daerah aliran sungai (DAS). 

Baca Juga: Akhirnya Pria ‘Sok Jagoan’ Penendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru Ditangkap Polisi di Bantul

“Curah hujan di sana masih tinggi, sehingga material yang dikeluarkan dari letusan-letusan kecil tersebut dikhawatirkan terbawa air ke bawah,” tuturnya.

Oleh sebab itu, pihaknya tetap mengimbau kepada warga untuk tetap waspada. Serta tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 KM dari puncak Semeru.

Baca Juga: Penendang Sesajen Semeru Ditangkap Polisi di Bantul

Tidak hanya itu, warga di sekitar bantaran sungai mulai hulu sampai hilir untuk tidak beraktivitas minimal 500 meter dari bibir sungai saat hujan turun.

“Karena statusnya masih siaga. Warga kami imbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 KM dari puncak dan 500 meter dari bibir sungai,” tegasnya.

Baca Juga: Dicari! Pria Penendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru

Lebih lanjut, Patria juga menjelaskan, untuk aktivitas pertambangan pasir sudah bisa dilakukan. Jika cuaca sudah membaik dengan skema portal buka tutup yang dijaga petugas BPBD.

Baca Juga: Cak Sodiq Hapus Lagu ‘Rumini Bidadari Semeru’ Usai jadi Perbincangan

“Aktivitas pertambangan bisa kembali di lakukan apabila cuaca sudah membaik, aliran air dan lahar normal,” pungkasnya. (hud/sut)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Donny Yoesgiantoro Resmi Jabat Ketua KI Pusat Periode 2022-2026

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Lembaga Komisi Informasi (KI) Pusat Menetapkan menetapkan Donny Yoesgiantoro sebagai Ketua KI Pusat untuk periode 2022-2026. Sedangkan Arya Sandhiyudha terpilih...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM – LUMAJANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengimbau kepada warga di sekitar lereng Semeru agar tetap waspada meskipun aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mulai landai.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi menjelaskan, beberapa hari terakhir aktivitas Gunung Semeru sudah menunjukkan penurunan. Meski demikian, pihaknya belum menurunkan status siaga Gunung Semeru.   

Baca Juga: Bupati Lumajang Interogasi Langsung Tersangka Penendang Sesajen Semeru

“Masih ada dua sampai tiga kali letusan kecil setiap hari dengan ketinggian 400 meter,” jelas Patria.

Selain itu, Patria juga menuturkan, curah hujan tinggi di lereng Semeru juga penyebab sering terjadi banjir lahar dingin di daerah aliran sungai (DAS). 

Baca Juga: Akhirnya Pria ‘Sok Jagoan’ Penendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru Ditangkap Polisi di Bantul

“Curah hujan di sana masih tinggi, sehingga material yang dikeluarkan dari letusan-letusan kecil tersebut dikhawatirkan terbawa air ke bawah,” tuturnya.

Oleh sebab itu, pihaknya tetap mengimbau kepada warga untuk tetap waspada. Serta tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 KM dari puncak Semeru.

Baca Juga: Penendang Sesajen Semeru Ditangkap Polisi di Bantul

Tidak hanya itu, warga di sekitar bantaran sungai mulai hulu sampai hilir untuk tidak beraktivitas minimal 500 meter dari bibir sungai saat hujan turun.

“Karena statusnya masih siaga. Warga kami imbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 KM dari puncak dan 500 meter dari bibir sungai,” tegasnya.

Baca Juga: Dicari! Pria Penendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru

Lebih lanjut, Patria juga menjelaskan, untuk aktivitas pertambangan pasir sudah bisa dilakukan. Jika cuaca sudah membaik dengan skema portal buka tutup yang dijaga petugas BPBD.

Baca Juga: Cak Sodiq Hapus Lagu ‘Rumini Bidadari Semeru’ Usai jadi Perbincangan

“Aktivitas pertambangan bisa kembali di lakukan apabila cuaca sudah membaik, aliran air dan lahar normal,” pungkasnya. (hud/sut)