Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalSemeru Erupsi, Khofifah "Sat-set" Minta Bupati dan Wali Kota se-Jatim Bantu Lumajang

Semeru Erupsi, Khofifah “Sat-set” Minta Bupati dan Wali Kota se-Jatim Bantu Lumajang

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Gluuuur…Gluuur ! Gunung Semeru meletus, Sabtu (4/12/2021). Memuntahkan abu vulkanik panas, disertai hujan, angin menyapu empat Kecamatan di Lumajang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mendengar kabar jtu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengambil langkah ‘Sat-Set’ alias Cepat.

Diangsung memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim dan Dinas Sosial mengirim bantuan tenaga, peralatan hingga logistik untuk penanganan warga terdampak erupsi, termasuk pengungsi.

Alhasil, ratusan paket bantuan untuk masyarakat Kabupaten Lumajang tiba di lokasi, malam harinya, Sabtu (4/12).

Logistik yang dikirim ada beras, lauk pauk, tambah gizi, selimut, family kids, baju anak-anak, dan sembako.

Sedangkan terpal, kantong mayat, pampers, masker kain, masker medis, sandang, air, biskuit bayi, minyak telon, minyak kayu putih, dan suplemen juga tersedia.

Selain itu, juga dikirimkan motor Trail, Chainsaw, tenda pengungsi, tenda posko, Genset, Light Tower, Velbed, Sleeping bag, Police Line, Cangkul, Sekrop, Kabel, Jerigen, Sepatu boot, Kacamata google, Toolkit, Helm dan Antena tower hidrolis.

“Saya bersama Bupati Lumajang meninjau lokasi kejadian dan menyisir apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” ungkap Khofifah saat meninjau dampak erupsi Gunung Semeru di Dusun Renteng,Desa Sumber Wulu, Kecamatan Candi Puro, Lumajang, Minggu (5/12/2021).

Kata Khofifah, kiriman awal kesigapan Pemprov Jatim menangani bencana alam telah tiba Sabtu malam. Bantuan lain dikirimkan bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Pemprov, telah berkoordinasi dengan BPBD Lumajang, perangkat desa, PPGA (Pos Pengamatan Gunung Api), dan warga, agar semua agar melarang warga beraktifitas di daerah aliran sungai (DAS) Mujur, Curah Kobokan dan DAS lain.

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak panik. Kami tetap terus memonitor perkembangan melalui WAG (Whatsapp Group), Radio dan tetap mematuhi himbauan yang disampaikan PVMBG dan pemerintah,” ujar Khofifah.

Dia menegaskan, saat ini Bupati dan Wali Kota se Jawa Timur, dia minta untuk gotong – royong membantu Lumajang yang tengah dilanda guguran awan panas Gunung Semeru.

“Insya Allah bupati dan wali kota serta jajaran TNI- POLRI, BNPB, SAR bergotong – royong membantu masyarakat Lumajang,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim bersama BPBD kabupaten setempat dan Tagana sudah saling bergerak dan berkoordinasi.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim tercatat, erupsi Gunung Semeru berasal dari gugurnya awan panas Sabtu 4 Desember 2021 pukul 15.20 WIB, mengarah ke DAs Besuk Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Minggu pagi, visual Gunung Semeru masih tertutupi kabut disertai hujan dengan intensitas sedang dan aktivitas APG masih terus berlangsung.

Pukul 16.40 WIB, Gunung Semeru masih memunculkan getaran pada seismograf namun sudah mengecil.

Untuk tempat pengungsian ditetapkan lain berada di Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Kamarkajang, rumah warga yang aman, Masjid Jarit, dan Kecamatan Candipuro.

Kini, aktivitas Gunung Semeru di Level II (Waspada). Status ini saja sudah berdampak kepada Kecamatan Pronojiwo, yakni Desa Curah Kobokan, Desa Supiturang, lalu Kecamatan Candipuro, di Desa Sumberwuluh.

Dampak terparah yakni putusnya jembatan Gladak Perak, Desa Curah Kobokan, akses dari Lumajang ke Malang putus.

Sementara itu beberapa rumah yang berada di Desa Curah Koboan tertimbun material abu vulkanik, setinggi atap rumah.(ima/kal)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed