Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalSatgas Kampung Tangguh di Surabaya Dibekali Kemampuan Tracing

Satgas Kampung Tangguh di Surabaya Dibekali Kemampuan Tracing

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Satgas Kampung Tangguh di Kota Surabaya, Jatim, siap dibekali kemampuan melakukan tracing atau penelusuran kontak erat terhadap warga yang terpapar COVID-19 sebagai upaya memudahkan penanganan COVID-19.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa, mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada camat dan lurah untuk membangkitkan kembali Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo.

“Satgas lokal harus dibekali kemampuan tracing, sehingga ketika kita ke sana kita sudah mendapatkan datanya,” ujarnya.

BACA JUGA: Satgas COVID-19 Efektif Jaga “Kampung Tangguh”

Selain itu, Wali Kota Eri ingin agar setiap kampung dilakukan penyemprotan disinfektan minimal satu kali sehari. Apabila di satu kampung terdapat kasus positif, maka akan dilakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari berturut-turut.

Bahkan, untuk memasifkan upaya preventif, pihaknya bakal mengerahkan mobil pemadam kebakaran di wilayah perkampungan. “Kita kerahkan semua mobil penyemprot disinfektan yang kita punya,” ujarnya.

Wali Kota Eri berharap, upaya yang dilakukan dengan melibatkan warga ini dapat menekan laju penyebaran COVID-19. Jika penyebaran COVID-19 di Kota Surabaya landai, maka secara otomatis transaksi ekonomi berjalan kembali dan roda perekonomian di Kota Surabaya dapat berputar.

“Apabila hal ini tidak dilakukan, maka dampaknya akan dirasakan dalam kurun waktu bulanan bahkan tahunan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti sebelumnya mengatakan penanganan mulai dari hulu perlu dilakukan di antaranya penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) Mikro dan standarisasi satgas COVID-19 hingga tingkat kampung termasuk satgas COVID-19 di perkantoran dan perniagaan.

“Pembinaan satgas ini harus berkala agar benar-benar mampu mengendalikan kasus,” katanya.

Menurut dia, fungsi satgas tidak hanya sekedar mengukur suhu, namun terus memperkuat kebiasaan warga di lingkungannya dengan disiplin protokol kesehatan.

BACA JUGA: Pekan Depan Satgas COVID-19 Surabaya Bagikan Stiker Tanda Isolasi Mandiri

Selain itu, penambahan kasus harus ditekan, PPKM mikro juga harus dipastikan berjalan optimal. Begitu juga dengan satgas kecamatan hingga satgas kampung perlu diperkuat, yang kurang berjalan perlu didampingi, bila perlu dibantu pendanaan untuk satgas kampung tangguh.

“Penanganan mulai dari hulu ini, tujuannya agar warga disiplin protokol kesehatan agar kasus COVID-19 terkendali serta jika ada warga terpapar segera tertangani dengan cepat,” kata Reni.(int7)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR