Rabu, Desember 1, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalRSUD Bangil Miliki Klinik Intervensi Nyeri Profesional

RSUD Bangil Miliki Klinik Intervensi Nyeri Profesional

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Masyarakat Kabupaten Pasuruan yang kerap mengalami penyakit nyeri tulang dan persedian kini tak perlu khawatir lagi. Karena di RSUD Bangil telah dibuka Klinik Intervensi Nyeri yang didukung tenaga medis profesional.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Klinik Intervensi Nyeri di RSUD Bangil tersebut diresmikan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib). Peresmian juga disaksikan Ketua Orthopedi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, dr Panji sananta; Ketua Program Prekursor Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung, dr Herry herman dan Pengasuh Ponpes Sunni Salafiyah, Habib Taufiq Assegaf.

Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina mengatakan, dalam klinik ini terdapat tiga dokter spesialis ortopedi yang siap memberikan Pain Intervension Services atau pelayanan inovasi pengobatan kasus bebas nyeri pada tulang, sendi, otot dan ligament. Ketiga dokter tersebut memiliki kemampuan yang mumpuni, sehingga dijamin bisa membantu para pasien dengan keluhan nyeri, mulai dari level ringan sampai kronis.

BACA JUGA: Menko PMK Apresiasi RSUD Bangil yang Donorkan 1.056 Kantong Plasma Konvalesen

“Kami punya tiga dokter ortopedi yang berkualitas dan professional. Mereka siap membantu masyarakat yang punya keluhan nyeri di sekujur tubuh,” kata dr Arma.

Menurut dr Arma, prosedur tindakan dilakukan dengan cara memasukkan obat, zat, atau alat tertentu ke dalam struktur tubuh atau bagian tubuh tertentu yang menjadi sumber nyeri. Selanjutnya, memblok saraf yang merupakan bagian dari mekanisme perjalanan nyeri secara tepat sasaran. Yakni menggunakan alat pemandu seperti ultrasonografi, fluoroskopi, c-arm dan alat penunjang lainnya.

“Kami spesifik di penanganan nyeri. Jadi kalau ada pasien dengan keluhan nyeri, sebelum tindakan, didiagnose apakah type nyeri yang bisa dilakukan dengan tindakan intervensi nyeri atau tidak,” terangnya.

BACA JUGA: RSNU di Kejayan Jadi Alternatif Layanan Kesehatan Masyarakat Kabupaten Pasuruan

Lebih lanjut Arma menegaskan bahwa intervensi nyeri sangat efektif dalam menangani sejumlah kasus nyeri. Hal itu disebabkan karena memiliki sejumlah keunggulan, diantaranya tindakan bersifat minimal invasif, menggunakan bius lokal sehingga risiko lebih kecil, obat ditargetkan langsung dengan panduan ultrasonografi dan fluoroskopi, dan yang lainnya.

“Intervensi nyeri ini sangat membantu pasien dalam mengurangi dan menghentikan konsumsi obat nyeri, serta rehabilitasi atau pemulihan lebih cepat dan dini,” jelas dr Arma. (oni/lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR