Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsRegionalRogoh Kocek Pribadi, Anggota Polisi Tulungagung Bagi-bagi Sembako

Rogoh Kocek Pribadi, Anggota Polisi Tulungagung Bagi-bagi Sembako

- Advertisment -spot_img

Peduli Warga Terdampak Corona

NUSADAILY.COM – TULUNGAGUNG – Kepedulian akan warga terdampak Corona ditunjukkan Anggota Polisi Tulungagung. Selain instansi dan lembaga pemerintah saja, rupanya tak sedikit masyarakat umum yang memiliki kepedulian tinggi. Saling memberi bantuan selama pandemi ini berlangsung.

Tidak hanya bantuan masker, hand sanitizer dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis, bantuan berupa sembako bagi warga Tulungagung yang terdampak Corona juga sangat dibutuhkan. Terutama bagi mereka yang usaha dan perekonomianya menjadi terhambat selama pandemi Corona terjadi.

Kepedulian tersebut ditunjukkan oleh Staff Humas Polres Tulungagung, Brigadir Kepala (Bripka) Endro Purnomo. Anggota Polres Tulungagung ini memilih merogoh tabungannya selama setahun terakhir untuk dibagi bagikan kepada 168 warga membutuhkan di Tulungagung.

“Uang yang terkumpul mencapai Rp. 40.325.000 itu dari 80% tabungan saya selama dua tahun ini,” tuturnya dilansir nusadaily.com.

Anggota Polisi Sekaligus Pembuat Aplikasi

Anggota polisi Tulungagung ini juga aktif sebagai penggiat bisnis Chryptocurrency dan pembuat aplikasi. Dia mengaku menyiapkan 1.008 paket sembako untuk 168 orang. Seluruhnya akan dibagikan mulai bulan April ini hingga bulan Mei mendatang.

Dengan asumsi masing-masing penerima paket sembako bisa 6 kali menerima paket sembako selama 1 bulan atau 30 hari. Sehingga sembako yang diberikan bisa dimanfaatkan selama pandemi Corona berlangsung.

“Ada 168 warga yang masuk dalam data kita dan masing masing orang akan mendapatkan paket sembako senilai 240 ribu rupiah, dibagi dalam 6 kali penerimaan,” ujarnya.

Endro menyebut, data penerima paket sembako ini diperolehnya dari rekan sejawat maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan. Kemudian dikumpulkan dan diseleksi sehingga hanya masyarakat yang benar-benar terdampak saja yang menerima paket sembako ini.

Seperti pemilik warung kopi, penjual nasi dan gorengan keliling, penjual soto keliling, serta pedagang makanan yang usahanya terganggu selama pandemi Corona.

“Kita utamakan bagi warga terdampak, seperti pemilik warung kopi, penjual gorengan, penjual makanan keliling dan sebagainya,” terang Endro.

Endro mengungkap, pembagian sembako yang awalnya ditargetkan bakal menguras kantongnya ini rupanya tak sampai terjadi. Sebab sehari sebelum pembagian, dirinya kebanjiran order pembuatan aplikasi yang nilai keuntungannya sama dengan uang yang dia keluarkan untuk belanja sembako.

Sementara itu Arif, salah satu penerima sembako mengucapkan rasa syukurnya. Mengingat usaha warung makanan keliling yang digelutinya selama ini terpaksa harus ditutup karena pandemi Corona.

“Alhamdulillah mas, semoga menjadi amal baik orang orang yang peduli ini,” ungkapnya. (fim)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota...