Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsRegionalRakor Penanganan PMK Jelang Idul Adha, Kapolresta Malang Kota: Libatkan Dokter Hewan...

Rakor Penanganan PMK Jelang Idul Adha, Kapolresta Malang Kota: Libatkan Dokter Hewan dan Fakultas Kesehatan

Di akhir sambutannya, Kombes Buher berharap segera ada titik terang penanggulangan PMK di Indonesia.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Harapannya dalam rapat ini kita semua dapat mencapai hasil yang cukup signifikan demi membantu dan memberikan solusi bagi para peternak hewan yang akan dikurban pada idul Adha nanti. Pemantauan disparitas harga hewan dan surat keterangan kesehatan hewan sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Pada rakor yang berlangsung kali ini, terdapat penyampaian gambaran wabah PMK dari ketua FKUB kota Malang KH. Ahmad Taufik.

“Masalah yang juga timbul akibat dari wabah virus PMK ini adalah permasalahan psikologis yang menimpa para peternak hewan,” tutur Ketua FK UB.

Menjelang Idul Adha yang semakin dekat ini, pembahasan terkait fatwa juga menjadi pembicaraan.

“Kami berterima kasih kepada MUI yang juga telah mengeluarkan fatwa terkait penyembelihan hewan kurban yang akan digunakan untuk korban pada Idul Adha nantinya sehingga masyarakat akan memahami mana yang boleh dan tidak dilakukan,” tambah KH. Achmad Taufik.(lna)

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Kisah Pengusaha Cilok Sukses Raih Omzet Rp 15 Juta per Hari, Dulu Bermodal Rp 48.000

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Jatuh bangun berkali-kali, kisah pengusaha cilok ini sukses menginspirasi. Dulu modalnya hanya Rp 48.000, kini usahanya beromzet 15 juta perhari. Tak...

NUSADAILY.COM - KOTA MALANG - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak kini menjadi momok terbesar masyarakat, khususnya peternak, menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha 1443 H tahun 2022.

Guna menghadapi situasi tersebut, digelar rapat koordinasi (rakor) stakeholder di wilayah Kota Malang dalam rangka menyikapi kasus PMK mejelang Hari Raya Idul Adha di Ruang Eksekutif Polresta Malang kota, Rabu (22/06/2022).

BACA JUGA: Pemkot Depok Minta Hewan Kurban Wajib Punya SKKH Usai Temuan PMK

Rakor yang diikuti sekitar 25 orang ini berlangsung dengan sangat serius dan dihadiri langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Pasi Ops Kodim 0833, Kabid Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kota Malang, serta seluruh stakeholder terkait.

Sejauh ini Polresta Malang Kota sudah berusaha untuk selalu melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Malang, khususnya Wali Kota terkait kerjasama dalam menyediakan lokasi untuk karantina terhadap hewan yang sakit.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan harapannya dalam pelibatan dokter hewan dan fakultas kesehatan yang ada di Kota Malang untuk menghadapi situasi ini.

"Kami ingin ke depannya agar para dokter hewan dan fakultas kesehatan yang ada di wilayah kota Malang dapat dilibatkan untuk membantu para peternak hewan dalam hal kesehatan pada hewan," ujar Kombes Pol. Buher.

BACA JUGA: Serius Tangani PMK di Ponorogo, Bupati Sugiri Ngantor di Pudak

"Kami dari pihak TNI polri juga akan selalu terus membantu dan bekerja sama dengan para peternak untuk menanggulangi wabah yang saat ini terjadi," lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Kombes Buher berharap segera ada titik terang penanggulangan PMK di Indonesia.

"Harapannya dalam rapat ini kita semua dapat mencapai hasil yang cukup signifikan demi membantu dan memberikan solusi bagi para peternak hewan yang akan dikurban pada idul Adha nanti. Pemantauan disparitas harga hewan dan surat keterangan kesehatan hewan sangat dibutuhkan," tuturnya.

Pada rakor yang berlangsung kali ini, terdapat penyampaian gambaran wabah PMK dari ketua FKUB kota Malang KH. Ahmad Taufik.

"Masalah yang juga timbul akibat dari wabah virus PMK ini adalah permasalahan psikologis yang menimpa para peternak hewan," tutur Ketua FK UB.

Menjelang Idul Adha yang semakin dekat ini, pembahasan terkait fatwa juga menjadi pembicaraan.

"Kami berterima kasih kepada MUI yang juga telah mengeluarkan fatwa terkait penyembelihan hewan kurban yang akan digunakan untuk korban pada Idul Adha nantinya sehingga masyarakat akan memahami mana yang boleh dan tidak dilakukan," tambah KH. Achmad Taufik.(lna)