Sabtu, Januari 22, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususProgram Paling Jempol, Kepala Dispendukcapil Magetan: Tak Perlu ke Kantor, Kami Delivery

Program Paling Jempol, Kepala Dispendukcapil Magetan: Tak Perlu ke Kantor, Kami Delivery

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Setelah lama terhenti akibat pandemi COVID-19. Program Keliling Jemput Bola (Paling Jempol) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Magetan kembali berjalan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kali ini menyasar siswa berusia 17 ke atas namun belum memiliki KTP di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Magetan, Senin, 29 November 2021.

Baca Juga: Pandemi Tak Halangi Dispendukcapil Magetan Layani Warga

Berkat Program Paling jempol ini, 103 siswa SMKN 2 Magetan mendapatkan KTP nya. Siswa dan siswi ini sangat antusias untuk mendapatkan identitasnya pertamanya, mereka juga senang bisa mengurus e-KTP tidak lagi susah.

“Nggak kaya kakak kelas dulu, dulu urus e-KTP harus ijin ke sekolah untuk melakukan perekaman. Selain itu jaraknya juga jauh, sehari belum tentu selesai,” kata Selvi Diah R, salah satu siswa usai perekaman e-KPT kepada nusadaily.com, Senin (29/11/2021).

Baca Juga: Sukseskan SDI, Dispendukcapil Imbau Ribuan Warga Urus E-KTP

Selvi berterima kasih atas layanan adminduk sudah dekat, ia mengaku tidak lagi jauh-jauh lagi mengurus ke kantor, justru Dispenduk sendiri yang datang ke sekolah.

“Dengan jemput bola ke sekolah tetap bisa tetap belajar, dapat e-KTP pula,” lanjutnya.

Terhenti Karena COVID-19

Dikonfirmasi wartawan, Drs. Hermawan M.S.i, Kepala Dinas Dukcapil Magetan, menjelaskan bahwa program Paling Jempol ini sebenarnya sudah lama ada. Karena pandemi COVID-19 melanda diputuskan untuk dipending.

Baca Juga: Kritik dan Keluhan ke Dispendukcapil Jember, Ini Nomor Hotline yang Tersedia

“Hari ini kembali kami mulai, SMKN 2 Magetan jadi yang pertama. Ada sebanyak 103 siswa yang hari ini ikut perekeman dan langsung mendapat e-KTP. Rekaman langsung cetak,” terangnya.

Sebelumnya, Program Paling Jempol sudah diterapkan kepada kaum lansia, dari desa ke desa. Dilanjutkan ke sekolah yang ditujukan kepada pemula, setelah dua tahun terhenti.

Baca Juga: Masyarakat Sumenep Minim Buat KIA, Dispendukcapil Kerja Sama dengan Sekolah

Untuk wajib e-KTP pemula lebih mudah dibandingkan dengan para lansia. Goemetrik sidik jari iris mata usia 17 lebih mudah terbaca dan tercata oleh sistem komputer.

“Semua siswa yang sudah berusia 17 tahun ke atas. Saya harapkan dengan adanya layanan jemput bola ini bisa dimanfaatkan untuk ikut perekaman.  Kenapa harus jauh-jauh ke Kecamatan atau ke Kantor Dinas lebih baik di sekolah. Kami yang datang, kami yang delivery, pemohon tidak lagi datang ke kantor. Tetapi kami antar langsung,” jelasnya.

Baca Juga: Terdampak Pandemi, Pedangdut Magetan Jualan Pecel

Susilo Purwantono, Kepala Sekolah SMKN 2 Magetan menyambut baik Program Paling Jempol dari Disdukcapil ini. Melalui program ini siswa-siswi sangat senang tidak lagi repot lagi ijin ke sekolah untuk mengurus adminduk.

“Selain itu program Paling Jempol ini menjadi kado HUT ke 20 tahun SMKN 2 Magetan. Mudah-mudahan program ini berjalan lancar. Selain itu Dukcapil selama ini telah menjadi mitra edukasi para siswa dalam pendidikan. Disdukcapil mejadi yang terdepan dalam inovasi mencatat data kependudukan di Kabupaten Magetan yang lebih baik,” pungkas Kasek SMKN 2 Magetan. (nto/adv/ark)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily