Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalPPKM Mikro Diperpanjang, Wali Kota Batu Optimis Angka Kesembuhan Meningkat

PPKM Mikro Diperpanjang, Wali Kota Batu Optimis Angka Kesembuhan Meningkat

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro diperpanjang 9-21 Maret. Pemprov Jatim menilai angka kesembuhan menunjukkan peningkatan signifikan.

Sehingga perpanjangan itu perlu dilakukan. Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko optimis angka kesembuhan semakin meningkat dengan PPKM mikro yang diperpanjang

Sejak empat bulan terakhir, pelaksanaan PPKM di Kota Batu dinyatakan menunjukkan hasil serupa. Angka kesembuhan meningkat sejak PPKM mikro tahap 1.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat Rapat Evaluasi PPKM Mikro secara virtual di Rupatama Balai Kota Among Tani.  Dilihat dari update data pada 8 Maret, dari 1.326, angka kesembuhannya mencapai 89% atau 1.187 kasus.

“Tingkat kesembuhan di Kota Batu meningkat selama penerapan PPKM Mikro.  Sedangkan kasus aktif sebanyak 24 kasus,” kata Dewanti, Rabu (10/3) dilansir Nusadaily.com

Sementara untuk tingkat Bed Occupancy Ratio (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur pasien juga mengalami penurunan. BOR pada PPKM tahap I berada di persentase 46% dan PPKM tahap II turun pada persentase 23,5%.

Di sisi lain, potensi sumber anggaran di segala lini difokuskan untuk penanganan Covid-19. Salah satunya pemanfaatan dana desa (DD) yang telah disalurkan ke 19 desa se Kota Batu. 

“Dana Desa sudah tersalurkan. Dari total anggaran 31 M, sebesar 2,5 M telah disalurkan untuk penanganan Covid-19 di desa dan kelurahan,” imbuhnya. 

Sementara Wakapolda Jatim, Brigjend Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo melalui rapat virtual juga turut memberikan apresiasi atas kerjasama seluruh Forkopimda Kota Batu dalam penanganan Covid-19 di Kota Batu. 

“Kekompakan adalah modal utama. Tidak ada alasan PPKM tidak bisa mengubah zona kuning menjadi hijau. Kerja keras untuk mewujudkannya adalah modal yang bagus,” katanya. 

Diharapkan dengan PPKM Tahap 3 ini, semua desa di Kota Batu bisa masuk dalam zona hijau. Data terakhir pada 8 Maret 2021 Kota Batu sebanyak 1.128 RT masuk dalam zona hijau. Sedangkan 21 RT masih dalam zona kuning. (wok/wan)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...