Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsRegionalPPKM Darurat, Lampu Jalanan Kota Malang Padam Mulai Pukul 20.00

PPKM Darurat, Lampu Jalanan Kota Malang Padam Mulai Pukul 20.00

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Malang mulai berlaku hari ini, Sabtu (3/7/2021). Selain mengikuti ketentuan pusat, secara teknis, Kota Malang melakukan beberapa aturan lain yang disesuaikan dengan kearifan lokal.

Ketentuan tersebut antara lain adalah mematikan lampu penerangan jalan umum (PJU) di seluruh titik mulai pukul 20.00.

BACA JUGA: Catat! Ini Syarat Perjalanan Selama PPKM Darurat, Mulai Sabtu Hari Ini

“Hal ini menandakan bahwa PPKM sudah berjalan, sehingga warga bisa beraktivitas di rumah,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji, Sabtu (3/7/2021).

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan penyekatan di perbatasan wilayah, untuk meminimalisir mobilitas orang keluar-masuk Kota Malang. Nantinya, di perbatasan tersebut akan disediakan pos penyekatan, yang dibantu dari pihak kepolisian.

“Kearifan lokal ini, di SE (Surat Edaran) yang kami buat memang tidak ada, tapi kami akan lakukan ini. Apapun kegiatan yang kami lakukan, goal-nya adalah bagaimana bisa menekan angka penyebaran Covid-19 dan BOR (Bed Occupancr Rate) turun. Nantinya, berbagai kegiatan yang dilakukan akan dievaluasi setiap dua hari,” kata dia.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah mengeluarkan SE terkait penerapan PPKM Darurat. Dimana, isinya, tidak jauh berbeda dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. Serta, Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/379/KTPS/013/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19 di wilayah Jawa Timur.

Berbagai ketentuan yang diikuti diantaranya adalah, penutupan pusat perbelanjaan, pemberlakuan take away untuk kafe, restoran dan sejenisnya, penerapan work from home, pembatasan kapasitas kegiatan masyarakat dan lainnya. Serta, kegiatan yang menimbulkan kerumunan sementara tidak diizinkan.

BACA JUGA: Hari Ini PPKM Darurat Dimulai, Wagub Emil Apresiasi Gerak Cepat TNI Polri Gelar Apel Pasukan

“Sanksi-nya sudah masuk (dalam surat edaran). Misalnya, ada warung tidak melakukan take away, memang harus kasih teguran, lisan tertulis. Maka, nanti, akan kami sampaikan teguran pertama dan kalau bandel, tutup aja, cabut aja izinnya, itu kewenangan daerah,” papar dia.

Pemkot Beri Bantuan

Terkait peraturan pembatasan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) malang juga tak tinggal diam. Mereka akan memberikan bantuan sosial kepada para PKL (pedangang kaki lima).

“Bantuan sementara PKL, kami kasih Rp 300 ribu, kemarin ada sekitar 2.500 PKL. Kemudian, akan kami support RT/RW Rp 500 ribu, keluarahan dan kecamatan juga, total ada Rp 2,4 juta untuk penguatan PPKM Mikro,” tandas dia.(nda/lna)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Lakon Dewi Sri Boyong, Asa Bangkit dari Keterpurukan Dampak Pandemi

Pagelaran Wayang Kulit HUT ke-20 Kota Batu NUSADAILY.COM-KOTA BATU- Pementasan wayang kulit digelar Kota Batu dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Batu. Tepat di tanggal...