Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalPolresta Sidoarjo Tangkap Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi

Polresta Sidoarjo Tangkap Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo Jawa Timur berhasil menangkap seorang pelaku berinisial M warga Krian, Sidoarjo karena diduga memperdagangkan satwa jenis burung yang dilindungi undang-undang. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro di Sidoarjo, Senin mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya, di Krian Sidoarjo. 

BACA JUGA: Pencak Silat NU Pagar Nusa Juara Umum Porkab Silat di Sidoarjo

“Rata-rata satwa jenis burung tersebut berasal dari Papua,” katanya saat temu media di Mapolresta Sidoarjo. 

Ia mengatakan, barang bukti tersebut di antaranya tiga burung Cendrawasih Toowa Cemerlang, empat burung Cendrawasih Kuning, satu burung Cendrawasih Mati Kawat. 

BACA JUGA: Ditemukan Pemotor Bugil yang Viral di Sidoarjo, Begini Kondisinya

“Kemudian juga ada dua burung Cendrawasih Raja, satu burung Cendrawasih Botak, lima burung Betet, dan tujuh burung Nuri Bayan,” katanya. 

BACA JUGA: Soal Tunggakan Retribusi, Ini Jawaban Ketua Paguyuban Stan GOR Sidoarjo

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan tersangka ditangkap karena memperdagangkan satwa jenis burung endemik yang dilindungi dan melanggar konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. 

“Masih dalam tahap penyelidikan kami, bahwa tersangka mendapatkan burung endemik ini. Dari kapal ilegal yang merapat di sekitar wilayah kami,” katanya. 

BACA JUGA: Banner HUT ke-76 RI Sudah Nangkring 5 Hari di JPO Sidoarjo, Eeee Ternyata Salah Cetak

Ia menjelaskan, kemudian tersangka memasarkan burung ilegal tersebut secara dalam jaringan kepada penggemar burung, dengan meraup keuntungan yang bervariasi. 

“Untuk burung cenderawasih dijual dengan harga Rp4 juta per ekor. Kemudian burung Nuri Bayan dijual dengan harga Rp1,5 juta setiap ekor,” katanya. 

BACA JUGA: Baru Bercerai, Jonathan Frizzy Kepergok Elus Dagu Ayu Ting Ting

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata dia, tersangka M dikenakan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 

“Ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp100 juta,” katanya.(eky)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR