Minggu, Juli 3, 2022
BerandaNewsRegionalPolisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan Dapat Banyak Hujatan, Tapi Masih Bertahan

Polisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan Dapat Banyak Hujatan, Tapi Masih Bertahan

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Speed Bump atau lebih terkenal dengan polisi tidur yang berada depan Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Bupati Magetan. Tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto sampai saat ini masih bertahan di tengah hujatan masyarakat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Baca Juga: Ada ‘Polisi Tidur’ di Timur Bong Cino Magetan, Bikin Celaka!

Protes dan keluhkan masyarakat terkait polisi tidur tersebut bertubi-tubi menyerang, lantaran banyak korban berjatuhan, mulai dari material hingga kenyamanan.

Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Magetan, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) yang membidangi terkesan kaku tidak menghiraukan keluh kesah masyrakat dan kritik warga sekitar. Dishub setempat beralasan sudah sesuai kajian.

Baca Juga: Polisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan Kembali Makan Korban

Terkait pemasangan speed bump tersebut, Sujatno, Ketua DPR Magetan agar segera dikaji ulang.

Dia mengaku banyak mendapat aduan dan keluhan masyarakat. Mulai dari tidak nyaman, terjadi kecelakaan hingga para pedagang alami kerugian material.

“Untuk itu saya minta pemasangan speed bump di jalan Jaksa Agung Suprapto tersebut dikaji ulang,” kata Sujatno kepada nusadaily.com, Selasa (21/6/2022).

Baca Juga: Protes Warga Terkait Polisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan, Ini Tanggapan Kadishub

BERITA KHUSUS

Berkunjung ke Kota Batu, Sandiaga Uno Buka Workshop Minuman Kekinian Pelaku UMKM

NUSADAILY.COM-KOTA BATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno berkunjung ke Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Rabu, 29/6). Sandiaga membuka acara...

BERITA TERBARU

Kisah Pengusaha Cilok Sukses Raih Omzet Rp 15 Juta per Hari, Dulu Bermodal Rp 48.000

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Jatuh bangun berkali-kali, kisah pengusaha cilok ini sukses menginspirasi. Dulu modalnya hanya Rp 48.000, kini usahanya beromzet 15 juta perhari. Tak...

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Speed Bump atau lebih terkenal dengan polisi tidur yang berada depan Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Bupati Magetan. Tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto sampai saat ini masih bertahan di tengah hujatan masyarakat.

Baca Juga: Ada ‘Polisi Tidur’ di Timur Bong Cino Magetan, Bikin Celaka!

Protes dan keluhkan masyarakat terkait polisi tidur tersebut bertubi-tubi menyerang, lantaran banyak korban berjatuhan, mulai dari material hingga kenyamanan.

Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Magetan, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) yang membidangi terkesan kaku tidak menghiraukan keluh kesah masyrakat dan kritik warga sekitar. Dishub setempat beralasan sudah sesuai kajian.

Baca Juga: Polisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan Kembali Makan Korban

Terkait pemasangan speed bump tersebut, Sujatno, Ketua DPR Magetan agar segera dikaji ulang.

Dia mengaku banyak mendapat aduan dan keluhan masyarakat. Mulai dari tidak nyaman, terjadi kecelakaan hingga para pedagang alami kerugian material.

"Untuk itu saya minta pemasangan speed bump di jalan Jaksa Agung Suprapto tersebut dikaji ulang," kata Sujatno kepada nusadaily.com, Selasa (21/6/2022).

Baca Juga: Protes Warga Terkait Polisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan, Ini Tanggapan Kadishub

Sujatno mengatakan, dalam peraturan Menteri Perhubungan RI nomor 82 tahun 2018 tentang alat pengendali dan pengaman penguna jalan pada pasal 1.

Baca Juga: Diancam akan Ditiduri Ramai-Ramai oleh Haters, Dewi Perssik Lapor Polisi

"Speed bump hanya digunakan pada jalan lokal, jalan lingkungan dengan kecepatan oprasional di bawah 20 km/jam. Speed bump merupakan pembatas kecepatan yang hanya digunakan pada jalan kolektor, jalan lokal, jalan lingkungan dan tempat penyeberangan jalan dengan kecepatan di bawah 40 km/jam," tegasnya.

Baca Juga: Keluhkan Polisi Tidur Depan Rumdin Wabup Magetan, Warga: Banyak yang Sengsara Demi Satu Orang

Lebih lanjut, Sujatno mempertanyakan, kriteria mana dalam peraturan Menteri Perhubungan RI sehingga jalan Jaksa Agung Suprapto dipasang speed bump.

"Saya sudah kirim komisi D untuk melihat speed bump atau polisi tidur tersebut dan kita tunggu hasilnya untuk dikaji," pungkas Sujatno. (nto/ark)