Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsRegionalPolisi Tetapkan Pejabat Jember Jadi Tersangka Korupsi Honor Makam Covid-19

Polisi Tetapkan Pejabat Jember Jadi Tersangka Korupsi Honor Makam Covid-19

NUSADAILY.COM – JEMBER – Babak baru terjadi dalam penyidikan kasus korupsi honor pemakaman korban Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Seorang pejabat setempat, yakni Penta Satria yang tak lain adalah Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember telah menjadi tersangka.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna kepada wartawan, Rabu, 26 Januari 2022.

BACA JUGA: Polisi Sebut Seorang Pejabat Jember Perintah Staf Potong Honor Pemakaman Covid-19

“Ya, betul masih satu orang tersangka itu. Sekarang terus didalami untuk pengembangan,” tuturnya.

Penta Satria adalah salah seorang target penyidikan yang tampak dari penggeledahan terhadap ruang kerjanya pada tanggal 1 September 2021 lalu. Kala itu, polisi juga menggeledah ruang kerja Kepala BPBD saat masih dijabat Moh Djamil.

Adapun sekarang ini, penyidik baru saja memeriksa 6 orang untuk memberi kesaksian dalam berita acara pemeriksaan untuk tersangka Penta Satria. Para saksi terdiri dari 3 orang pegawai negeri sipil, dan 3 orang petugas pemakaman.

BACA JUGA: Pansus COVID-19 Rekomendasikan DPRD Jember Laporkan “Kasus Honor” yang Libatkan Bupati Faida Maupun Hendy ke APH

Polisi belum melakukan penahanan terhadap Penta Satria untuk sementara waktu ini, meski sudah menjadi tersangka. Sebab, kasus ini juga belum sepenuhnya menjerat semua pelaku yang terlibat memotong honor petugas pemakaman maupun yang menyalahgunakan dana kegiatan penanganan wabah Covid-19.

Komang mengisyaratkan, perkara tersebut kemungkinan ada tersangka lainnya karena tersangka Penta Satria bukanlah pelaku tunggal. Sangat terindikasi ada pelaku lain yang bersama-sama melakukan tindakan melawan hukum dengan yang bersangkutan.

“Itu masih terus kita dalami. Ini sedang gelar perkara, pasti kami informasikan lebih lanjut perkembangannya,” kata Komang.

BACA JUGA: Kepala BPBD Jember yang Terlibat Kasus Honor Covid-19 Akhirnya di-Staf Ahli-kan

Beberapa waktu lalu, Komang sempat mengatakan bahwa ada seorang pejabat yang memerintah staf untuk memotong anggaran pemakaman dan menyisihkan dana kegiatan.

Namun, ia belum menyebutkan identitas pejabat tersebut secara gamblang. Sosok pejabat yang dimaksud akan diungkap tatkala kedapatan memenuhi unsur bertindak melawan hukum dengan minimal dia alat bukti.

Perkara ini bermula dari tertunggaknya honor ratusan orang petugas makam selama 6 bulan. Berlanjut ke terbongkarnya aliran uang Rp282 juta sebagai honor memakamkan korban Covid-19 terbagi kepada Bupati Jember Hendy Siswanto, Sekda Mirfano, Moh Djamil, dan Penta Satria.

Keempatnya masing-masing mendapatkan Rp70,5 juta dengan alasan sebagai bagian dari tim pemakaman atas korban Covid-19 sebanyak 705 orang sejak Pebruari hingga Agustus 2021.

BACA JUGA: Pertanyakan Honor COVID-19 Rp 14,4 M Era Bupati Faida, LSM Jember: Aparat Segera Bertindak

Lantaran tiap orang meninggal sebagai korban Covid-19 mengandung konsekuensi honor Rp100 ribu untuk pejabat, tak pelak menuai reaksi keras dari publik.

Hujatan bertubi-tubi selama berminggu-minggu akhirnya membuat mereka mengembalikan uang honor itu ke Kas Daerah (Kasda) Jember. Tapi, kepolisian tetap mengusut soal penyimpangan pada penggunaan anggaran BPBD karena terindikasi adanya pungutan liar. (sut)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Asyik Main Air Banjir, Bocah di Gresik Digigit Ular

NUSADAILY.COM – GRESIK  -  Ini peringatan bagi para orang tua agar menjaga anaknya saat bermain air. Karena ada kejadian saat sedang asyik bermain air...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily