Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsRegionalPolisi Stop Kasus Penipuan Eks Pejabat Lapas Jember ke Anggota Dewan Banyuwangi

Polisi Stop Kasus Penipuan Eks Pejabat Lapas Jember ke Anggota Dewan Banyuwangi

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Kasus penipuan yang menjerat mantan Kepala Keamanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Wahyu Dhita Putranto resmi dihentikan. Padahal, Wahyu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Bangorejo, Banyuwangi atas laporan salah satu anggota dewan yang menjadi korbannya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP Mustijat Priyambodo membenarkan terbitnya Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan atas kasus tersebut. “Sudah ada perdamaian (antara pelapor dan terlapor). Untuk pastinya konfirmasi ke Kapolsek (Bangorejo) ya,” kata Mustijat singkat, saat dikonfirmasi wartawan, Senin 28 Juni 2021.

BACA JUGA: Pejabat Lapas Jember Jadi Tersangka Penipuan Terhadap Anggota DPRD Banyuwangi dari PDIP

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bangorejo mengatakan, kasus ini dihentikan karena terlapor sudah mengembalikan semua kerugian materiil korban. “Karena (uangnya) sudah dikembalikan semua. Sehingga pelapor mencabut laporannya. Sudah kita buatkan surat pernyataan. Sudah lama (dicabutnya),” ujarnya.

Sementara Patemo, Anggota DPRD Banyuwangi yang menjadi korban penipuan Wahyu sampai saat ini belum berhasil dikonfirmasi. Politisi PDI – Perjuangan ini tidak menjawab saat dihubungi wartawan via telepon seluler.

Sebelumnya, sejumlah petugas dari Polsek Bangorejo, Banyuwangi menggelandang Wahyu Dhita Putranto, seorang pejabat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember yang diduga melakukan penipuan CPNS di Kementerian Humum dan HAM.

Kapolsek Bangorejo AKP Mujiono menjelaskan, kedatangannya ke Jember untuk memanggil paksa Wahyu yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tujuannya agar yang bersangkutan bisa memberikan keterangan ke penyidik.

“Kita naikkan statusnya sebagai tersangka karena sudah cukup memenuhi alat bukti melakukan rangkaian kebohongan. Kami kenakan Pasal 178 juncto Pasal 172 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” terangnya, Selasa, 4 Mei 2021.

Menurut dia, Wahyu mengakui menerima uang sekitar Rp300 juta dari Patemo, anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada tahun 2019 silam.

Uang tersebut dimaksudkan sebagai imbalan atas janji menjadikan anaknya Patemo masuk CPNS. Namun, janji Wahyu tidak kunjung terwujud hingga sekarang. Mujiono bercerita, bahwa Wahyu tidak pernah mengembalikan uang itu kepada Patemo meski kerap kali diminta secara baik-baik.

“Wong korban bilangnya minta uangnya sendiri malah seperti orang ngemis. Karena tidak berhasil dan merasa jengah, sehingga korban melapor,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas II A Jember, Yandi Suyandi mengatakan, aksi aparat kepolisian tersebut merupakan tindakan terukur karena Wahyu yang menjabat KPLP (Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) dinilai bersikap tidak kooperatif terhadap penyidik.

“Prosedur hukumnya, tiga kali dipanggil tidak hadir sehingga dijemput paksa terhadap Wahyu. Masalah hukumnya di wilayah Banyuwangi. Kita tunggu kelanjutannya. Prosedurnya memang seperti itu,” tutur Yandi.

Polsek Bangorejo belum melakukan penahanan dengan alasan Wahyu tidak berpotensi melarikan diri karena masih bertugas di Lapas Kelas II A Jember.

BACA JUGA: Oknum ASN Jadi Tersangka Penipuan Seleksi Masuk IPDN, Korban Rugi Ratusan Juta

Selain itu, barang bukti berupa uang dianggap tidak membahayakan orang lain seperti halnya senjata tajam. Wahyu juga mendapat jaminan dari pengacaranya.

Kepada polisi, Wahyu meminta waktu sepekan agar dapat menjual asetnya di Jember untuk dipakai mengembalikan uang korban. Hal tersebut juga menjadi pertimbangan polisi dengan maksud meringankan beban korban, sehingga tidak langsung menjebloskan Wahyu ke dalam sel tahanan.

Kendati demikian, Mujiono menegaskan, upaya pengembalian uang korban sama sekali tidak mempengaruhi proses hukum pidana. “Saya tidak urusi bayar membayar. Proses hukum jalan terus,” tegasnya. (ozi/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Nicolo Zaniolo Bangkit Jadi Pahlawan AS Roma!

NUSADAILY.COM - TIRANA - Nicolo Zaniolo mendedikasikan gelar Conference League untuk pihak yang di sisinya saat situasi sulit. Ia bangkit menjadi pahlawan AS Roma...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily