Senin, September 27, 2021
BerandaNewsRegionalPesta Nikah Anak Sudah Kelar, Meski Kena Denda Rp10 Juta Dua Tokoh...

Pesta Nikah Anak Sudah Kelar, Meski Kena Denda Rp10 Juta Dua Tokoh Sanggup Bayar

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab maupun ahli kesehatan juga kakak kandung Anang Hermansyah, yakni dr. Agus Burhan Syah dinyatakan bersalah melanggar protokol kesehatan.

Kedua tokoh publik itupun sama-sama dijatuhi vonis hukuman membayar denda Rp10 juta subsider kurungan selama 15 hari dengan biaya perkara Rp5 ribu. Penjatuhan sanksi berdasarkan sidang tindak pidana ringan (Tipiring) yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember.

“Terbukti abai prokes berdasarkan keputusan hakim,” terang Pelaksana Tugas Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Jember Erwin Prasetyo kepada wartawan, Senin 2 Agustus 2021.

BACA JUGA: Akui Salah, Ketua PCNU Jember Bakal Minta Maaf Soal Pesta Nikah Anaknya

Gus Aab kedapatan menggelar pesta pernikahan untuk anak perempuannya dalam kawasan Pondok Pesantren Darul Ulum di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari pada Rabu, 28 Juli 2021. Acaranya dihadiri sekitar 70-80 orang.

Dr. Burhan juga melibatkan banyak orang saat pesta kebun untuk pernikahan anaknya dalam restoran Warung Kembang di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung pada Kamis, 29 Juli 2021. Selain anggota keluarga, ada juga sejumlah tokoh lokal serta kru even organizer sedikitnya 25 orang.

Menurut Erwin, dua hajatan itu bertentangan dengan larangan pernikahan yang disertai pesta melibatkan banyak orang. Aturan pelarangan ini mengacu ketentuan untuk Jember yang masuk klasifikasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

“Kita level 4. Sehingga, yang dimaksud kegiatan mengumpulkan banyak orang masih tidak boleh,” tegas alumnus Universitas Jember ini.

BACA JUGA: Bupati Hendy Sesali Undangan Banyak Orang dalam Pesta Nikah Anak Ketua PCNU Jember

Gus Aab melalui juru bicaranya, Taufik Hidayat menyatakan kesediaannya menunaikan vonis berupa opsi pembayaran denda Rp10 juta daripada mendekam ke dalam sel tahanan selama 15 hari. “Kami akui salah dan meminta maaf,” ucap Taufik.

Demikian halnya dengan dr. Burhan yang sanggup membayar denda Rp10 juta. Hal itu diutarakan oleh Dandi, pemilik Warung Kembang usai dr. Burhan menghindari wartawan dengan gestur melambaikan tangan tanda menolak diwawancarai.

BACA JUGA: Polres Jember Lidik Pesta Nikah Anak Dokter dari Kakak Kandung Artis Anang Hermansyah

“Tanggung bareng. Saya Rp5 juta, dan dr. Burhan Rp5 juta. Seandainya saya tidak punya tabungan, ya pilih di penjara 15 hari,” tutur Dandi berseloroh dengan nada becanda.

Sidang tipiring berlangsung mulai pagi hingga jelang petang hari sekitar jam 16.15 WIB di Kantor Satpol PP Jember. Tampak beberapa saksi dihadirkan seperti dari unsur kepolisian. (sut)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...