Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsRegionalPersempit Tindak Kejahatan, Pemkab Mojokerto Bakal Luncurkan Layanan Call Center 112

Persempit Tindak Kejahatan, Pemkab Mojokerto Bakal Luncurkan Layanan Call Center 112

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto akan meluncurkan layanan Call Center 112.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sebelum diluncurkan, Pemkab Mojokerto masih menggodok aktivasi layanan panggilan tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto, pada Rabu (19/1/2022).

Program layanan panggilan darurat ini sebagai langkah peningkatan pelayanan terhadap publik.

BACA JUGA: Polres Mojokerto Gelar Vaksinasi Booster, Bupati Ikfina Jadi Salah Satu Peserta

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam sambutannya mengajak berbagai pihak yang terlibat agar bisa mendukung Call Center 112 ini. Agar kedepannya bisa berjalan dengan baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam hal kegawatdaruratan.

“Ada 83 kabupaten dan kota di Indonesia yang telah melaunching layanan Call Center 112, dan Kabupaten Mojokerto mari berupaya untuk menjadi yang ke-84 dalam meluncurkan layanan Call Center 112. Sehingga dapat mempersempit tindak kejahatan di Kabupaten Mojokerto,” ucap Ikfina.

Layanan darurat Call Center 112 ini, lanjut Ikfina, membutuhkan komitmen bersama dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait. Agar aduan atau laporan dari masyarakat segera ditangani dan diselesaikan demi mewujudkan layanan publik lebih baik lagi di masa yang akan datang.

BACA JUGA: Prajurit Yonif Para Rider 503/Mayangkara Serbu Desa Duyung Mojokerto, Bagikan Paket Sembako dan Masker Medis

“Saya berharap dengan adanya layanan Call Center 112 tidak ada lagi kejadian kecelakaan sulit mencari ambulan. Atau tidak ada dokter jaga dan lain-lain. Karena adanya Call Center 112 ini, sistem menjadi lebih tertata dan terjadwal dengan rapi,” tegas Ikfina.

FGD yang digelar di Ruang Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto tersebut selain dihadiri oleh Bupati Mojokerto juga Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto, Adi Sepdianto, serta verifikator dari Kementerian Kominfo RI.

Pembahasan akhir terkait layanan panggilan darurat dalam FGD ini, turut diundang juga beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga serta instansi yang memiliki tugas dan fungsi kedaduratan. Seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol-PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (DPRKP2), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2), Rumah Sakit Daerah, PLN dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko juga menyampaikan, bahwa dengan adanya layanan Call Center 112 ini diharapkan masyarakat akan diberi wadah dan kesempatan untuk melaporkan kejadian darurat. Misalnya terkait rasa takut masyarakat.

“Dari waktu-ke waktu, akan kita evaluasi dan monitoring terus secara bersama-sama. Jadi nanti terkait kurang lebihnya layanan Call Center 112 ini bisa segera kita tindaklanjuti,” pungkas Teguh. (als/lna)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Asyik Main Air Banjir, Bocah di Gresik Digigit Ular

NUSADAILY.COM – GRESIK  -  Ini peringatan bagi para orang tua agar menjaga anaknya saat bermain air. Karena ada kejadian saat sedang asyik bermain air...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily