Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalPenyerapan Rendah, Anggaran Penanganan Covid-19 di Trenggalek Ditambah

Penyerapan Rendah, Anggaran Penanganan Covid-19 di Trenggalek Ditambah

- Advertisment -spot_img

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM -TRENGGALEK – Dengan adanya penyerapan anggaran untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Trenggalek yang masih rendah.Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Trenggalek melakukan evaluasi anggaran bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Trenggalek.

Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam, mengatakan akan ada penambahan anggaran dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi meski penyerapan untuk saat ini masih rendah.

“Memang telah disampaikan bahwa ada usulan dari Bupati terkait penambahan anggaran untuk penanganan Covid-19.” ucapnya.

Usulan tersebut di lakukan setelah adanya evaluasi tentang Perpres pemulihan ekonomi, seperti kebijakan agar penanganan terfokus kearah pemberdayaan ekonomi dalam menghadapi fase new normal.

“Penambahan anggaran itu pada sektor Dinas Koperindag sekitar Rp 6 milyar serta ada di beberapa pos lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, Kepala Bakeuda (Badan Keuangan Daerah) Trenggalek Agus Yahya, mengaku bahwa anggaran penanganan Covid-19 mulai bulan mei sampai dengan 5 Agustus telah terserap di tujuh OPD sekitar Rp 29 milyar 568 juta.

Sesuai dengan data terakhir yang direncanakan, bakal membutuhkan anggaran sekitar Rp 82 milyar. Besaran anggaran tersebut sesuai rencana untuk kebutuhan hingga bulan Desember.

“Setiap perencanaan telah di ajukan, namun secara kebutuhan disetiap periodik bakal ada evaluasi,” jelasnya.

Agus menambahkan, tujuh OPD yang mendapatkan kucuran tersebut yakni BPBD, Dinkesdalduk, RSUD dr. Soedomo, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinsos, Satpol-PP dan Dinas PUPR.

“Bakal ada satu lagi Dinas yang masih berproses yakni di Dinas Koperindag.” tutupnya. (aby/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR