Kamis, Desember 9, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalPemkab Jember Bungkam, Terkait Geger Video Syur Mirip Kepala Puskesmas Curahnongko dengan...

Pemkab Jember Bungkam, Terkait Geger Video Syur Mirip Kepala Puskesmas Curahnongko dengan Bidan

NUSADAILY.COM – JEMBER – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Jember, Gatot Triyono, juru bicara Pemkab Jember, bungkam dan belum kunjung merespon upaya konfirmasi mengenai geger video syur seorang dokter di Puskesmas Curahnongko dengan bidan setempat. 

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kapolsek Tempurejo, AKP Zuhri, ketika dikonfirmasi mengakui situasi desa Curahnongko memang sedang heboh dengan video syur tersebut. “Kami juga telah mendengar, tapi belum ada yang membuat laporan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang dokter PNS berinisial AM maupun bidan AY yang bekerja di Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember seketika tidak terlihat ngantor lagi sejak beberapa hari lalu, hingga Rabu, 11 November 2020.

Keduanya menghilang karena muncul video mesum yang diduga diperankan oleh mereka dan telah tersebar luas. Masyarakat setempat banyak yang memiliki video tersebut, sehingga membuat geger.

Sekretaris Desa Curahnongko, Pendi bercerita kemunculan rekaman terjadi pada akhir pekan lalu. Banyak warga yang mendatanginya untuk bertanya tentang sosok pria dan wanita berjilbab yang sedang bercumbu mesra dalam video itu. Pasalnya, dari ciri-ciri pemeran pria seperti dokter AM yang dikenal warga sebagai Kepala Puskesmas Curahnongko dan pemeran perempuan mengarah ke bidan AY.

“Video itu tersebar di dunia maya. Setelah warga ketemu saya, mereka juga nemui KTU Puskesmas untuk bertanya karena keresahan itu. Tapi Alhamdulillah warga tidak sampai anarkis,” beber Pendi mengisahkan.

Sepengetahuannya, dokter AM baru menjabat sekitar 6 bulan lalu, namun jauh sebelumnya beberapa tahun silam pernah bertugas di Puskesmas Curahnongko. Sehingga, warga tidak asing dengan yang bersangkutan.

“Pak dokter ini setiap hari kayak islami banget. Baru enam bulan, tapi dulu pernah bertugas disini. Kalau disini tinggal di rumah dinas, cuma bolak-balik rumah aslinya di perkotaan Jember,” urai Pendi.

Sedangkan bidan AY, sudah lama berdomisili serta berumah tangga dengan salah seorang warga di Desa Curahnongko. Namun, pasca geger video syur beredar rupanya bidan AY tidak kelihatan beraktivitas di lingkungan sekitar maupun Puskesmas seperti hari-hari biasanya.

Sementara ini, informasi yang didapat Pendi bahwa dokter AM serta bidan AY menjalani pemeriksaan internal Dinas Kesehatan Jember untuk dimintai keterangan.

 “Harapan kami ada efek jeranya, karena ini pejabat figur masyarakat apalagi di Puskesmas. Terserah hukum yang berlaku supaya tidak terulang lagi,” pungkas Pendi.(sut)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily